HUKUM & KRIMINALITAS

Pacar Tidak Bertanggung Jawab, Bunga Lapor Polisi

74
×

Pacar Tidak Bertanggung Jawab, Bunga Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 485
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

MERANGIN-Suararakyatnews,

Gambat ilustarsi google

Sebut saja namanya Bunga (16) (korban) siswi salah satu  SMK di Kabupaten Merangin melaporkan pacarnya sendiri yang satu sekolah dengan korban ke Polres Merangin yang didampingi orang tuanya, mengaku telah dihamili sang pacar dan tidak mau bertanggung jawab.


Ditemani orang tuanya, korban mendatangi Polres Merangin pada kamis 5/10/2017 untuk mengadukan sang pacar yang tidak mau bertanggung jawab atas hasil hubungan layaknya suami istri yang mereka lakukan pertama kali pada akhir agustus 2017 lalu.

Kapolres Merangin AKBP.Aman Guntoro.SIK ketika dimintai konfirmasinya melalui Paur Humas Polres Merangin Ipda.Sitorus Membenarkan laporan tersebut.

“Benar, orang tua korban dan korban sendiri yang melapor ke Polres Merangin hasil perbuatan pacarnya hingga korban hamil,”Kata IPTU Sitorus Jumat 6/10/2017.


Menurut keterangan korban, perbuatan mereka ini karena bujuk rayu sang pacar, mereka melakukan hubungan badan layaknya suami istri ini sudah empat kali dan semua dilakukan didalam Pondok dekat rumah sang pacar.

Setelah beberapa kali berhubungan badan korban merasa resah karena tidak datang bulan (Haid), setelah melakukan cek kehamilan ternyata Ia positif hamil.


Mengetahui positif hamil, korban lalu menghubungi pacarnya untuk meminta pertanggung jawaban, namun alangkah terkejutnya korban mendengar jawaban dari sang pacar bahwa bukan dia yang menghamili korban. Walau sang pacar tidak mau bertanggung jawab, korban tidak menceritakan hal ini kepada orang tuanya. 

Namun belakangan hari, Naluri sebagai orang tua merasa curiga dengan perkembangan dan fisik anaknya.

Setelah didesak orang tuanya, barulah korban berterus terang bahwa dia sudah berbadan dua karena dihamili pacarnya. Mengetahui hal itu Orang tua dan korban melapor ke Polres Merangin.

“Hingga saat ini pemeriksaan baru sebatas saksi-saksi, serta melakukan Visum terhadap Korban, dan kita masih  mengumpulkan bukti-bukti yang terkait dengan kejadian ini, apabila bukti-bukti sudah lengkap dan memang mengarah kepada terlapor, secepatnya terlapor akan kita amankan,”Ujar Ipda Sitorus. (SRn.PERI)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

/* */