HUKUM & KRIMINALITAS

Anak Oknum Anggota DPRD Merangin Kedapatan Membawa Narkotika

69
×

Anak Oknum Anggota DPRD Merangin Kedapatan Membawa Narkotika

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 527
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

MERANGIN-Suararakyatnews.

Sepertinya Narkotika jenis Shabu sudah merasuki para orang tua dan anak-anak muda dijaman sekarang ini, bahkan baru-baru ini di Jakarta salah satu oknum Anggota DPR RI yang terhormatpun dari Fraksi Golkar yang sepantasnya untuk dicontoh namun pada kenyataannya tertangkap sedang pesta Narkotika jenis Shabu disalah satu tempat karouke ternama.


Begitu juga diKabupaten Merangin salah satu anak seorang Anggota DPRD Kabupaten Merangin dari Fraksi Golkar berinisial ZHK alias ERK (30) warga RT 19/ 05 Kelurahan Pematang Kandis Bangko diamankan saat Anggota Polsek Bangko dan Sat Narkoba Polres Merangin sedang melakukan Patroli rutin  di jalur depan DPRD, Sabtu malam 16/9/2017. ZHK alias  ERK diamankan kedapatan membawa Narkotika jenis shabu didalam kantong celana depan sebelah kiri yang masih terbungkus plastik.

Hal ini disampaikan Kapolres Merangin AKBP.Aman Guntoro melalui Paur Humas Polres Merangin Ipda.Sitorus kepada awak media minggu 17/9/2017.

Kronogis kejadian saat Anggota Polisi Polsek Bangko dan Anggota Sat Narkoba Polres Merangin melaksanakan Patroli rutin pada malam sabtu 16/9/2017, Petugas mencurigai gerak gerik dari salah seorang laki-laki dijalur dua depan Kantor DPRD, setelah diadakan  pemeriksaan identitas yang berinisial ZHK alias ERK (30) lalu petugas menggeledah celananya ditemukan dalam kantong celana depan sebelah kiri Narkotika jenis Shabu yang telah terbungkus plasti bening.” Ujar Ipda Sitorus.


Barang bukti yang ditemukan pada saat penggeledahan berupa 8 (delapan) bungkus plastik bening yang diduga berisi Narkotika jenis Shabu dengan berat 9,61 gram. 1 (satu) bungkus plastik berisi 16 (enam belas) plastik kecil kosong, 1 (satu) buah Pirek kaca, 1 (satu) buah korek api gas, dan uang Rp.45.000.(Empat puluh lima ribu rupiah).

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke Polres Merangin guna proses penyelidikan lebih lanjut “saat ini pelaku sedang diperiksa instensif oleh Unit Satuan Narkotika Polres Merangin.”Ungkapnya.


Iya “pelaku merupakan pemain lama dan sudah sering keluar masuk penjara dengan kasus yang sama. Pelaku bisa dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009. Tentang Narkotika.” Pungkas Ipda Sitorus. (SRn.PERI).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Press Release Unit IV PPA,Kembali Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan,Tim FRN Batanghari Sangat Apresiasi BATANGHARI- Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press Release terkait Tindak Pidana setiap orang dilarang melakukan kekerasan, Ancaman kekerasan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain sebagaimana dalam Pasal 81 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dalam Press Release disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H beserta Kanit IV PPA IPDA Sianturi yang digelar di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Batanghari, Selasa (16/07/2024). Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Husni Abda dalam Press Release nya,” sosok tersangka berinisial MS (41) telah melakukan aksi bejatnya sejak dari Bunga (nama samaran) menginjak kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD) di Tahun 2021. Sedangkan tempat kejadian berada dikamar Korban atau rumah tersangka MS tepatnya di Kelurahan Pasar Baru,” ungkap AKP Husni. AKP Husni juga memaparkan kronologis singkat kejadian dari keterangan laporan korban,“ tersangka MS melakukan aksi bejat terhadap anaknya ini dalam keadaan rumah lagi sepi bahkan sering juga dilakukannya pada siang hari. Korban Bunga juga menceritakan tersangka melakukan dengan cara membujuk serta memberikan iming-iming uang setiap akan melakukan persetubuhan, juga mengancam akan berhentikan sekolah dan kalau terjadi apa-apa jangan minta tolong ke ayah (tersangka) terang dalam pengakuan korban,” papar Husni. Selanjutnya,” perbuatan bejat pelaku tercium pihak kepolisian, setelah mendapatkan laporan dari korban Bunga (nama samaran) pada Rabu 10 Juli 2024 lalu dan pada hari selanjutnya Kamis 11 Juli 2024 sekitar pukul 15.00 WIB Unit IV PPA yang di-backup Unit Buser Sat Reskrim Polres Batanghari langsung mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian,” ungkap AKP Husni. “ setelah itu Personil berhasil menemukan tersangka dan lakukan upaya paksa untuk dibawa ke Mapolres Batanghari guna untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. Menurut Opini penulis dari kejadian yang berkali-kali pada beberapa tahun belakangan ini angka kriminalitas kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan sangat tinggi, maka bukan hanya peran Polri saja yang harus selalu aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, perlu juga peran penting dari Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak serta peran para Alim Ulama agar bisa langsung mengatasi tindak kekerasan terhadap anak serta agar bisa menjaga hak-hak perempuan, ini adalah sebuah tantangan besar untuk kita semua demi untuk melindungi hak mereka. Dedi Ketua Satgas FRN (Fast Respon Nusantara)Tim Counter Opinion Polri di Kab.Batanghari, Sangat Ber Apresiasi terhadap Sat Reskrim Polres Batanghari,yang telah Banyak Mengungkap Kasus di wilayah Kabupaten Batanghari, Semoga Sat Reskrim Polres Batanghari Semakin jaya, Polri Presisi,Bravo Polres Batanghari,(tim)

BATANGHARI, Suararakyatnews.com, Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press…

/* */