HUKUM & KRIMINALITAS

Dua Bandar Judi Togel Warga Sungai Tebal ditangkap Polisi

70
×

Dua Bandar Judi Togel Warga Sungai Tebal ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 788
0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

MERANGIN-Suararakyatnews.com,

Dua Orang Pelaku Bandar Judi Togel Sumito dan Mawan Setelah Diamankan Sat Reskrim Polres Merangin

Sumianto (50) dan  Mawan (35) yang Diduga menjadi bandar dan sebagai pengumpul perekap nomor Toto Gelap (Togel) keluaran Hongkong diwilayah Desa Sungai Tebal diamankan Tim Opsnal Polres Merangin.


Kapolres Merangin AKBP.Aman Guntoro,SIK ketika dimintai konfirmasinya melalui Kasat Reskrim Polres Merangin AKP. Sandi Mutaqin membenarkan adanya penangkapan Pelaku bandar Togel dan perekap, diwilyah Desa Sungai Tebal Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin.

“Benar, saat ini kedua pelaku sudah kita amankan dirutan Mapolres Merangin dan selajutnya akan ditindaklanjuti.” Ujar Kasat AKP. Sandi Mutaqin, Sabtu (25/11).

Kedua Pelaku penjual Togel diDesa Sungai Tebal ini sebenarnya sudah terendus oleh Pihak Kepolisian sejak beberapa waktu yang lalu, tidak menunggu lama Kasat beserta beberapa Anggotanya kemudian berusaha menyelidikinya.


Kronologis penangkapan kedua Pelaku, Awalnya Tim Opsnal Polres Merangin kerumah Sumianto Alias Cemi lalu kerumah Mawan, dirumah Mawan inilah Polisi mendapatkan Mawan sedang menunggu pembeli (Pemasang) nomor Togel dan merekap beberapa Nomor Togel yang sudah dipasang oleh konsumennya.

Setelah Mawan kita tanya,  dia mengaku hanya sebagai pengumpul dan merekap hasil penjualan, dan seterusnya dia setorkan ke saudara Sumianto alias Semi. 


Atas pengakuan itulah kemudian kita membawa kedua pelaku Semi dan Mawan  Ke Polres Merangin, untuk pengembangan perkara tersebut lebih lanjut, selain Pelaku kita juga mengamankan beberapa Barang Bukti (BB) berupa Uang Tunai Rp.1.570.000, Enam lembar Nota rekap nomor pasangan Pembeli, 22 lembar Nota Kupon pasangan, 6 buku nota kosong, 1 buku nota Ukuran besar, dan 1 lembar rekap data nomor yang keluar Logo HK, dan 1 unit Kakulator.”Punkas Kasat AKP.Sandi Mutaqin.

Pada kejadian tersebut Pelaku akan dijerat dangan pasal 303 ayat 2e KUHP jo pasal 53 ayat (1) KUHP jo pasal 2 ayat (1) UU no 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian dengan ancaman  penjara selama lamanya 10 (sepuluh) tahun.   (SRN.PERI)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Press Release Unit IV PPA,Kembali Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan,Tim FRN Batanghari Sangat Apresiasi BATANGHARI- Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press Release terkait Tindak Pidana setiap orang dilarang melakukan kekerasan, Ancaman kekerasan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain sebagaimana dalam Pasal 81 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dalam Press Release disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H beserta Kanit IV PPA IPDA Sianturi yang digelar di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Batanghari, Selasa (16/07/2024). Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Husni Abda dalam Press Release nya,” sosok tersangka berinisial MS (41) telah melakukan aksi bejatnya sejak dari Bunga (nama samaran) menginjak kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD) di Tahun 2021. Sedangkan tempat kejadian berada dikamar Korban atau rumah tersangka MS tepatnya di Kelurahan Pasar Baru,” ungkap AKP Husni. AKP Husni juga memaparkan kronologis singkat kejadian dari keterangan laporan korban,“ tersangka MS melakukan aksi bejat terhadap anaknya ini dalam keadaan rumah lagi sepi bahkan sering juga dilakukannya pada siang hari. Korban Bunga juga menceritakan tersangka melakukan dengan cara membujuk serta memberikan iming-iming uang setiap akan melakukan persetubuhan, juga mengancam akan berhentikan sekolah dan kalau terjadi apa-apa jangan minta tolong ke ayah (tersangka) terang dalam pengakuan korban,” papar Husni. Selanjutnya,” perbuatan bejat pelaku tercium pihak kepolisian, setelah mendapatkan laporan dari korban Bunga (nama samaran) pada Rabu 10 Juli 2024 lalu dan pada hari selanjutnya Kamis 11 Juli 2024 sekitar pukul 15.00 WIB Unit IV PPA yang di-backup Unit Buser Sat Reskrim Polres Batanghari langsung mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian,” ungkap AKP Husni. “ setelah itu Personil berhasil menemukan tersangka dan lakukan upaya paksa untuk dibawa ke Mapolres Batanghari guna untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. Menurut Opini penulis dari kejadian yang berkali-kali pada beberapa tahun belakangan ini angka kriminalitas kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan sangat tinggi, maka bukan hanya peran Polri saja yang harus selalu aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, perlu juga peran penting dari Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak serta peran para Alim Ulama agar bisa langsung mengatasi tindak kekerasan terhadap anak serta agar bisa menjaga hak-hak perempuan, ini adalah sebuah tantangan besar untuk kita semua demi untuk melindungi hak mereka. Dedi Ketua Satgas FRN (Fast Respon Nusantara)Tim Counter Opinion Polri di Kab.Batanghari, Sangat Ber Apresiasi terhadap Sat Reskrim Polres Batanghari,yang telah Banyak Mengungkap Kasus di wilayah Kabupaten Batanghari, Semoga Sat Reskrim Polres Batanghari Semakin jaya, Polri Presisi,Bravo Polres Batanghari,(tim)

BATANGHARI, Suararakyatnews.com, Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press…

/* */