HUKUM & KRIMINALITAS

Polres Merangin Tak Henti-Hentinya Tumpas Narkoba, Sejumlah Pengguna dan Pengedar di Ciduk

102
×

Polres Merangin Tak Henti-Hentinya Tumpas Narkoba, Sejumlah Pengguna dan Pengedar di Ciduk

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 897
0 0
Read Time:1 Minute, 19 Second

MERANGIN-Suararakyatnews,

Waka Polres Merangin Kompol Ricky Hadianto saat Konferensi Pers di Ma Polres Merangin

Polres Merangin terus memburu para pengedar dan pengguna Narkotika yang kini kian marak di Kabupaten Merangin. Dalam satu bulan ini pengguna dan pengedar Narkoba jenis Sabu diringkus bersama barang buktinya (BB).


Seperti Pada Rabu 11/10/2017 sekitar pukul 21.30 Wib di Desa Meranti Eks Trans (B3) Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin Jambi, satu orang berinisial MM (31) diamankan Anggota Satres Polres Merangin yang dicurigai membawa Narkoba jenis sabu-sabu.

Kronologisnya penangkapan Pelaku, berawal dari laporan Masyarakat bahwa Pelaku MM sering melakukan transaksi Narkoba di Desa Meranti Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin.

Setelah mendapat laporan dari Masyarakat, Satres Narkoba langsung melakukan penyelidikan, setelah dilakukan pengintaian sekitar pukul 23.30 Wib Anggota Satres Narkoba langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku MM (31) dirumahnya, saat dilakukan penangkapandan penggeledahan dirumah Pelaku MM, ditemukan barang bukti (BB) 1 ( satu) buah Plastik bening yang diduga  berisi Narkotika jenis sabu-sabu seberat 1.03 gram, 1 buah potongan pipet, 2 buah korek api gas.


Penangkapan tersangka pelaku MM (31) disampaikan langsung oleh Waka Polres Merangin Kompol Ricky Hadiyanto,SH,S.IK,MH kepada awak media saat konferensi Pers, Jumat 13/10/2017 di Ma Polres Merangin.

Sekarang Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Polres Merangin guna untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 


Apabila terbukti kepada Pelaku akan di jerat dengan pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun  penjara.” Ujar Kompol Ricky Hadiyanto (SRn.PERI)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Press Release Unit IV PPA,Kembali Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan,Tim FRN Batanghari Sangat Apresiasi BATANGHARI- Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press Release terkait Tindak Pidana setiap orang dilarang melakukan kekerasan, Ancaman kekerasan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain sebagaimana dalam Pasal 81 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dalam Press Release disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H beserta Kanit IV PPA IPDA Sianturi yang digelar di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Batanghari, Selasa (16/07/2024). Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Husni Abda dalam Press Release nya,” sosok tersangka berinisial MS (41) telah melakukan aksi bejatnya sejak dari Bunga (nama samaran) menginjak kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD) di Tahun 2021. Sedangkan tempat kejadian berada dikamar Korban atau rumah tersangka MS tepatnya di Kelurahan Pasar Baru,” ungkap AKP Husni. AKP Husni juga memaparkan kronologis singkat kejadian dari keterangan laporan korban,“ tersangka MS melakukan aksi bejat terhadap anaknya ini dalam keadaan rumah lagi sepi bahkan sering juga dilakukannya pada siang hari. Korban Bunga juga menceritakan tersangka melakukan dengan cara membujuk serta memberikan iming-iming uang setiap akan melakukan persetubuhan, juga mengancam akan berhentikan sekolah dan kalau terjadi apa-apa jangan minta tolong ke ayah (tersangka) terang dalam pengakuan korban,” papar Husni. Selanjutnya,” perbuatan bejat pelaku tercium pihak kepolisian, setelah mendapatkan laporan dari korban Bunga (nama samaran) pada Rabu 10 Juli 2024 lalu dan pada hari selanjutnya Kamis 11 Juli 2024 sekitar pukul 15.00 WIB Unit IV PPA yang di-backup Unit Buser Sat Reskrim Polres Batanghari langsung mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian,” ungkap AKP Husni. “ setelah itu Personil berhasil menemukan tersangka dan lakukan upaya paksa untuk dibawa ke Mapolres Batanghari guna untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. Menurut Opini penulis dari kejadian yang berkali-kali pada beberapa tahun belakangan ini angka kriminalitas kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan sangat tinggi, maka bukan hanya peran Polri saja yang harus selalu aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, perlu juga peran penting dari Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak serta peran para Alim Ulama agar bisa langsung mengatasi tindak kekerasan terhadap anak serta agar bisa menjaga hak-hak perempuan, ini adalah sebuah tantangan besar untuk kita semua demi untuk melindungi hak mereka. Dedi Ketua Satgas FRN (Fast Respon Nusantara)Tim Counter Opinion Polri di Kab.Batanghari, Sangat Ber Apresiasi terhadap Sat Reskrim Polres Batanghari,yang telah Banyak Mengungkap Kasus di wilayah Kabupaten Batanghari, Semoga Sat Reskrim Polres Batanghari Semakin jaya, Polri Presisi,Bravo Polres Batanghari,(tim)

BATANGHARI, Suararakyatnews.com, Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press…

/* */