HUKUM & KRIMINALITAS

Kadis DPMDP3A Kena OTT

78
×

Kadis DPMDP3A Kena OTT

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 593
0 0
Read Time:1 Minute, 17 Second

​Empat Lawang-Suararakyatnews

Operasi Tangkap Tangan bukan hanya mengemparkan warga Provinsi Bengkulu saja, dihari yang sama OTT (Operasi Tangkap Tangan) juga mengemparkan masayarakat di Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sum-Sel. Bedanya OTT kali ini menyasar oknum Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) kabupaten empat lawang yaitu Muhammad Alhumadi.


OTT yang dilakukan Unit Tipikor Polres Empat Lawang ini berhasil mengamankan  barang bukti uang senilai Rp 32 Jt dari tangan Muhammad Alhumadi (46) yang ditangkap diKantornya sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (20/06).

diduga sang Kadis telah melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap 13 Kades se Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang OTT berkat adanya informasi dari masyarakat bahwa Kepala DPMDP3A Empat Lawang sedang melakukan pungli terhadap para Kepala Desa di Kabupaten Empat Lawang, di Kantor DPMDP3A.

Mengetahui hal tersebut, sekitar pukul 13.00 WIB, Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Empat Lawang langsung bergerak menuju Kantor DPMDP3A dan langsung melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala DPMDP3A Empat Lawang.


Kuat dugaan Uang sejumlah Rp.32.500.000 tersebut merupakan uang yang dikumpulkan tersangka dari 13 Kades di Kecamatan Talang Padang yang setiap Kades wajib Setor Kepada Kepala DPMDP3A Sebesar Rp. 2.500.000. Jika tidak menyetor maka pencairan ADD akan di persulit.

β€œUang dari Kades dikumpulkan kepada M, Selaku Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Talang Padang untuk diserahkan kepada Kepala DPMDP3A Empat Lawang setelah pencairan Dana ADD. Saat ini TSK dan BB dibawa dan diamankan ke Polres Empat Lawang untuk dilakukan pemeriksaan secara intensip,” ujar Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro.(Gunawan)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Press Release Unit IV PPA,Kembali Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan,Tim FRN Batanghari Sangat Apresiasi BATANGHARI- Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press Release terkait Tindak Pidana setiap orang dilarang melakukan kekerasan, Ancaman kekerasan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain sebagaimana dalam Pasal 81 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dalam Press Release disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H beserta Kanit IV PPA IPDA Sianturi yang digelar di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Batanghari, Selasa (16/07/2024). Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Husni Abda dalam Press Release nya,” sosok tersangka berinisial MS (41) telah melakukan aksi bejatnya sejak dari Bunga (nama samaran) menginjak kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD) di Tahun 2021. Sedangkan tempat kejadian berada dikamar Korban atau rumah tersangka MS tepatnya di Kelurahan Pasar Baru,” ungkap AKP Husni. AKP Husni juga memaparkan kronologis singkat kejadian dari keterangan laporan korban,β€œ tersangka MS melakukan aksi bejat terhadap anaknya ini dalam keadaan rumah lagi sepi bahkan sering juga dilakukannya pada siang hari. Korban Bunga juga menceritakan tersangka melakukan dengan cara membujuk serta memberikan iming-iming uang setiap akan melakukan persetubuhan, juga mengancam akan berhentikan sekolah dan kalau terjadi apa-apa jangan minta tolong ke ayah (tersangka) terang dalam pengakuan korban,” papar Husni. Selanjutnya,” perbuatan bejat pelaku tercium pihak kepolisian, setelah mendapatkan laporan dari korban Bunga (nama samaran) pada Rabu 10 Juli 2024 lalu dan pada hari selanjutnya Kamis 11 Juli 2024 sekitar pukul 15.00 WIB Unit IV PPA yang di-backup Unit Buser Sat Reskrim Polres Batanghari langsung mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian,” ungkap AKP Husni. β€œ setelah itu Personil berhasil menemukan tersangka dan lakukan upaya paksa untuk dibawa ke Mapolres Batanghari guna untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. Menurut Opini penulis dari kejadian yang berkali-kali pada beberapa tahun belakangan ini angka kriminalitas kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan sangat tinggi, maka bukan hanya peran Polri saja yang harus selalu aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, perlu juga peran penting dari Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak serta peran para Alim Ulama agar bisa langsung mengatasi tindak kekerasan terhadap anak serta agar bisa menjaga hak-hak perempuan, ini adalah sebuah tantangan besar untuk kita semua demi untuk melindungi hak mereka. Dedi Ketua Satgas FRN (Fast Respon Nusantara)Tim Counter Opinion Polri di Kab.Batanghari, Sangat Ber Apresiasi terhadap Sat Reskrim Polres Batanghari,yang telah Banyak Mengungkap Kasus di wilayah Kabupaten Batanghari, Semoga Sat Reskrim Polres Batanghari Semakin jaya, Polri Presisi,Bravo Polres Batanghari,(tim)

BATANGHARI, Suararakyatnews.com, Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press…

/* */