HUKUM & KRIMINALITAS

Warga SAD Serang Polsek Nibung

59
×

Warga SAD Serang Polsek Nibung

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 497
0 0
Read Time:1 Minute, 11 Second

MURATARA-suararakyatnews

Puluhan Suku Anak dalam (SAD) mengamuk dan menyerang  kantor Kepolisian Sektor Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Kejadian penyerangan yang  disertai perusakan tersebut terjadi pada  Rabu (18/1).
Pantauan dilapangan, kaca-kaca dan barang Elektronik di Mapolsek Nibung hancur. selain itu Satu Unit Mobil Patroli Milik Kepolisian Sektor Nibung dan Satu Unit Mobil Milik Kapolsek juga dirusak sehingga kaca depannya pecah.


Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian. aksi massa ini dipicu dari penahanan salah seorang warga SAD bernama Pen oleh Anggota Polsek Nibung pasca melakukan Aksi Demo di PT Lonsum menuntut kejelasan terkait lahan seluas 140 Ha.

Usai melakukan aksi demo  PT Lonsum  sekitar 50 Orang warga SAD ini pun mendatangi kantor Polsek Nibung. entah siapa yang memulai puluhan massa langsung menerobos masuk kedalam kantor dan merusak barang-barang elektronik seperti kipas angin, komputer, TV serta meja dan pintu dan kaca jadi sasaran amukan SAD.

Camat Nibung Tarmizi saat dihubungi membenarkan adanya penyerangan yang dilakukan warga SAD dikantor Polsek Nibung.


“Ya benar, sebelumnya SAD melakukan Aksi Demo di Perusahaan PT Lonsum. Dan itu telah dilakukan mediasi dan selesai dengan permasalahan Menuntut Lahan Plasma. Tapi sekitar pukul 14.30 WIB saya mendapat laporan warga jika kantor Polsek telah dihancurkan dan diamuk oleh puluhan warga SAD,” terangnya. Tarmizi.

Sampai berita ini dinaikkan baik dari pihak kepolisian sektor maupun dari Warga SAD belum dapat dikomfirmasi terkait kejadian tersebut.sementara kondisi di tempat kejadian sudah kondusif.(Gunawan/Muhammad)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

/* */