Sabtu, Juli 24Suara Rakyat News
Shadow

PENDIDIKAN

MENDIKBUD Serukan ” Ayo Hormati Guru ” 

MENDIKBUD Serukan ” Ayo Hormati Guru ” 

NASIONAL, PENDIDIKAN
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyerukan gerakan "Ayo Hormati Guru", untuk memperingati hari guru yang jatuh pada 25 November mendatang. Mendikbud menilai jasa seorang guru sangatlah besar.  Menurutnya tidak ada satupun profesi yang tidak berhutang budi pada seorang guru. Bahkan menurutnya profesi di dunia ini hanya ada dua, yakni guru dan selain guru. "Karena tidak ada profesi lain yang muncul kalau tidak ada campur tangan guru. Seorang dokter tidak akan pernah menjadi dokter apabila tidak diajar oleh guru, seorang tentara juga tidak akan pernah menjadi tentara apabila tidak karena guru, begitu juga dengan presiden, sehingga profesi guru ini sangatlah penting," katanya dalam keterangan pers, Selasa (22/11). Mantan Rektor Universitas Muhammadiy...

Jaga Gairah Guru kalau Mau Pendidikan Maju

NASIONAL, PENDIDIKAN
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan, Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan, Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa.... Masih hapal lirik lagu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa di atas? Lagu untuk para guru dan pendidik. Lirik lagu itu menunjukkan betapa mulia profesi guru. “Pendidik adalah teladan bagi peserta didiknya," kata CEO & Founder Elite Tutors Indonesia, Sumarsono, Kamis (16/9/2016). Guru, lanjut Sumarsono, tidak hanya bertanggung jawab atas penyampaian materi tetapi juga berperan sebagai panutan. Namun, tak bisa dimungkiri guru juga manusia biasa yang memiliki banyak kebutuhan hidup untuk dipenuhi. Sayangnya, keluhan soal kesejahteraan para guru masih terus saja bergaung. Seperti dilansir Kompas.com pada Jumat (29/1/2016), misalnya, masalah ini men...

“Full Day School” Tak Berarti Belajar Seharian di Sekolah, Ini Penjelasan Mendikbud

NASIONAL, PENDIDIKAN
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, Presiden Joko Widodo telah berpesan bahwa kondisi ideal pendidikan di Indonesia adalah ketika dua aspek pendidikan bagi siswa terpenuhi. Adapun dua aspek pendidikan itu ialah pendidikan karakter dan pengetahuan umum. Pada jenjang sekolah dasar (SD), siswa mendapatkan pendidikan karakter sebanyak 80 persen dan pengetahuan umum sebanyak 20 persen. Sementara itu, pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP), pendidikan karakter bagi siswa terpenuhi sebanyak 60 persen dan pengetahuan umum sebanyak 40 persen. "Merujuk arahan Presiden Joko Widodo, kami akan memastikan bahwa memperkuat pendidikan karakter peserta didik menjadi rujukan dalam menentukan sistem belajar mengajar di sekolah," kata Muhadjir, dalam...