HUKUM & KRIMINALITAS

Pelaku Pembunuhan di Dusun Berau Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Sarolangun.

145
×

Pelaku Pembunuhan di Dusun Berau Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Sarolangun.

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 87
0 0
Read Time:1 Minute, 43 Second

SAROLANGUN, Suararakyatnews.com,

Kasus Pembunuh yang sempat menghebohkan warga Desa Kampung Tujuh Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG) yang terjadi pada Selasa (23/04/2024) lalu, yang menewaskan Azwen (30) warga Dusun Berau Rt. 02 Desa Kampung Tujuh, akhir berhasil diberhasil diungkap Satreskrim Polres Sarolangun

Pelakunya yaitu R (30) warga Dusun Berau Desa Kampung Tujuh, yang tak lain adalah teman korban sendiri. setelah kejadian pembunuhan itu, pelaku ini melarikan diri ke Kabupaten Siak Provinsi Riau.

Kapolres Sarolangun, AKBP Budi Prasetya, S.IK, M.SI, saat melakukan Konferesi Pers pada Senin (20/05/2024) menjelaskan, penyebab terjadi keributan antara korban dengan pelaku bermula cekcot mulut, dimanaΒ  saat kejadian itu, korban dalam pengaruh minuman keras hingga nekat menantang tersangka dengan niat mencoba ilmu kebal yang ia anut.

Sekira Pukul 1.30 WIB, pelaku R menghubungi Pelapor H (27) melalui pesan untuk mencari korban agar dilakukan perawatan medis. “Carilah dio tu, keno dio tu. Bawaklah ke Bidan,” terang pelapor yang dikutip dari Press release pihak Kepolisian., korban baru berhasil ditemukan oleh pelapor pada keesokan harinya, Rabu (24/04/2024) pagi, dialiran Sungai kecil yang berjarakΒ  sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

Selanjutnya, pelapor segera menghubungi perangkat desa setempat untuk membuat laporan ke pihak berwajib, setelah mendapatkan laporan, Satreskrim Polres Sarolangun pun gencar melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui melarikan diri ke Kabupaten Siak Provinsi Riau.

Setelah mengetahui posisi dari Target operasi pada Kamis (16/05/2024) Kasat Reskrim IPTU Chindo Khotama S.Tr.K, MH, dengan cekatan berkordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Siak, sekira pukul 15:00 wib Kasat Reskrim Polres Siak, kemudian menghubungi Kasat Reskrim Polres Sarolangun bahwa pelaku (R) telah berhasil diamankan.

Dari tangan pelaku, berhasil diamankan barang bukti antara lain, 3 buah minuman beralkohol, 1 buah bird energi, 1 buah pisau beserta sarung dengan jenis (DPB) serta barang bukti lain.

Atas perlakuan kejinya, Pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHPidana Jo Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara selama 7 sampai dengan 15 tahun.

Dari catatan kepolisian, Aksi kriminalitas lain yang pernah di lakukan pelaku adalah pernahΒ  perkara pencurian kendaraan bermotor serta pemerasan. (*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Press Release Unit IV PPA,Kembali Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan,Tim FRN Batanghari Sangat Apresiasi BATANGHARI- Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press Release terkait Tindak Pidana setiap orang dilarang melakukan kekerasan, Ancaman kekerasan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain sebagaimana dalam Pasal 81 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dalam Press Release disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H beserta Kanit IV PPA IPDA Sianturi yang digelar di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Batanghari, Selasa (16/07/2024). Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Husni Abda dalam Press Release nya,” sosok tersangka berinisial MS (41) telah melakukan aksi bejatnya sejak dari Bunga (nama samaran) menginjak kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD) di Tahun 2021. Sedangkan tempat kejadian berada dikamar Korban atau rumah tersangka MS tepatnya di Kelurahan Pasar Baru,” ungkap AKP Husni. AKP Husni juga memaparkan kronologis singkat kejadian dari keterangan laporan korban,β€œ tersangka MS melakukan aksi bejat terhadap anaknya ini dalam keadaan rumah lagi sepi bahkan sering juga dilakukannya pada siang hari. Korban Bunga juga menceritakan tersangka melakukan dengan cara membujuk serta memberikan iming-iming uang setiap akan melakukan persetubuhan, juga mengancam akan berhentikan sekolah dan kalau terjadi apa-apa jangan minta tolong ke ayah (tersangka) terang dalam pengakuan korban,” papar Husni. Selanjutnya,” perbuatan bejat pelaku tercium pihak kepolisian, setelah mendapatkan laporan dari korban Bunga (nama samaran) pada Rabu 10 Juli 2024 lalu dan pada hari selanjutnya Kamis 11 Juli 2024 sekitar pukul 15.00 WIB Unit IV PPA yang di-backup Unit Buser Sat Reskrim Polres Batanghari langsung mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian,” ungkap AKP Husni. β€œ setelah itu Personil berhasil menemukan tersangka dan lakukan upaya paksa untuk dibawa ke Mapolres Batanghari guna untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. Menurut Opini penulis dari kejadian yang berkali-kali pada beberapa tahun belakangan ini angka kriminalitas kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan sangat tinggi, maka bukan hanya peran Polri saja yang harus selalu aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, perlu juga peran penting dari Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak serta peran para Alim Ulama agar bisa langsung mengatasi tindak kekerasan terhadap anak serta agar bisa menjaga hak-hak perempuan, ini adalah sebuah tantangan besar untuk kita semua demi untuk melindungi hak mereka. Dedi Ketua Satgas FRN (Fast Respon Nusantara)Tim Counter Opinion Polri di Kab.Batanghari, Sangat Ber Apresiasi terhadap Sat Reskrim Polres Batanghari,yang telah Banyak Mengungkap Kasus di wilayah Kabupaten Batanghari, Semoga Sat Reskrim Polres Batanghari Semakin jaya, Polri Presisi,Bravo Polres Batanghari,(tim)

BATANGHARI, Suararakyatnews.com, Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press…

/* */