Rabu, Oktober 27Suara Rakyat News
Shadow

P2DK Solusi Membangun Ketahanan Pangan dan Ekonomi di Masa Pandemi

Page Visited: 632
1 0
Read Time:1 Minute, 26 Second

SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

P2DK sendiri adalah singkatan dari Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan yang merupakan Program Unggulan Pemkab Sarolangun dibawah Kepemimpinan Bupati Sarolangun H.Cek Endra. dimana setiap masing-masing Desa dan Kelurahan mendapat kucuran Dana sebesar Rp 200 juta pertahun yang bersumber dari APBD Kabupaten Sarolangun.

Program P2DK sendiri sebelumnya dipergunakan oleh para Kades maupun Lurah untuk kegiatan Pemerdayaan Masyarakat yang bersifat Swakelola seperti halnya untuk Pembangunan Infrastruktur, perkebunan, peternakan maupun usahan yang dikelola berdasarkan kearifan lokal masing-masing Desa maupun Kelurahan.

Namun sejak terjadinya bencana pandemi covid 19 yang berdampak pada menurunnya daya beli Masyarakat, program P2DK ini pun, menjadi solusi untuk menguatkan ketahanan Pangan dan juga Ekonomi Masyarakat, berdasarkan instruksi Bupati Sarolangun H.Cek Endra, kegiatan P2DK tahun 2020 mengarah pada kegiatan Ketahanan Pangan, tentu hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia Jokowi terkait kegiatan ketahanan Pangan untuk membantu mengatasi Perekonomian Masyarakat.

Diantara ratusan Desa dan Kelurahan di Kabupaten Sarolangun yang akan melakukan kegiatan Ketahanan Pangan dan penguatan ekonomi Masyarakat, diantaranya Desa Mandiangin Tuo dan Desa Simpang Kertopati Kecamatan Mandiangin.

Rohmanto Kepala Desa Kertopati saat dibincangi awak media ini menuturkan bila kegiatan P2DK tahun 2020 ini, akan dikelola untuk usaha Perkebunan Sayur dan budidaya Lebah Madu.

“Untuk tahun ini, kami akan kembangkan Usaha perkebunan Sayur dan Lebah madu, karena bisa lebih cepat menghasilkan, kegiatan ini nantinya akan melibatkan BUMDes dan Ibu-ibu PKK” ujarnya pada Sabtu (12/9/2020).

Terpisah, Kepala Desa Mandiangin Tuo Erman Hidayat saat disambangi dikediamannya. Menuturkan, untuk kegiatan P2DK di Desa Mandiangin Tuo akan mengarah pada kegiatan usaha Perkebunan dan pemanfaatan TKD

“Kami akan mengarah pada kegiatan replanting sawit ditanah kas desa, nanti Masyarakat bisa bisa menanam tanaman tumpang sari seperti padi, cabe, ketela, maupun sayur-sayuran.” Ungkapnya. (Ridho)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: