Sabtu, November 28Suara Rakyat News
Shadow

Terungkap, Pembunuh Gadis MA Dilakukan Oleh Tetangganya Sendiri

Page Visited: 193
0 0
Read Time:3 Minute, 21 Second

SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

Teka-teki Pembunuhan sadis terhadap siswi kelas IX SMPN 17 Sarolangun, MA (16 ) warga RT 03 kelurahan Sukasari kecamatan Sarolangun yang terjadi pada Rabu (15/4/2020) lalu, akhirnya berhasil ungkap oleh jajaran anggota Polres Sarolangun.

Pelaku diketahui bernama Wahabi Ikhsan (30), warga RT 03, kelurahan Suka Sari,  Kecamatan Sarolangun, yang tak lain adalah tetangga Korban sendiri. terungkapnya kasus Pembunuhan yang sempat mengemparkan Warga Sarolangun itu, berawal dari penangkapan terhadap kegiatan penyalahgunaan Narkoba oleh pelaku pada (19/6/2020) lalu. setelah dilakukan pengembangan akhirnya mengerucut pada pelaku pembunuh MA.

Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heryanto SIK didampingi Waka Polres, Kompol Husni Thamrin dan Kasat Reskrim, IPTU Bagus Faria kepada awak media pada Rabu (01/07/2020) membenarkan Pengungkapan Kasus pembunahan sadis tersebut.

“Pelaku pembunuhan siswi SMP di sukasari pada tanggal 14 April 2020 telah berhasil kita amankan,” ujar Kapolres.

Dipaparkan oleh Kapolres, kejadian Pembunuhan sadis itu berawal saat korban MA sedang berjalan hendak belajar kelompok di rumah temannya di RT 09, Suka Sari, sementara pelaku yang sudah mengikuti korban langsung mendekap pelaku hingga akhirnya di perkosa dan dibunuh. “Pelaku ini sudah berencana, karena pelaku sudah mengikuti korban saat korban hendak belajar kelompok kerumah temannya, Kalau keterangan dari pelaku, motif nya adalah dendam terhadap orang tua korban,” terang Kapolres.

Menariknya, tragedi pembunuhan sadis yang diduga disertai dengan pemerkosaan yang menimpa korban berinisial MA (16 ), siswi kelas IX SMPN 17 Sarolangun, berdomisili RT 03,  Kelurahan Sukasari, Kecamatan Sarolangun itu, dipicu dendam yang membara oleh pelaku terhadap orang tua korban,  yakni terkait hutang piutang antara orang tua korban dengan pelaku.

Lebih Lanjut dipaparkan oleh Kapolres, kejadian pembunuhan berawal saat korban Melan Gustiani pada Rabu 15 April 2020 sekira pukul 15.00 Wib berangkat dari rumahnya di RT 03 Kelurahan Suka Sari, menuju rumah temannya bernama naufal yang beralamat di RT 09 Kelurahan Suka Sari untuk belajar kelompok bersama teman-temannya berjalan kaki, sekitar pukul 15.25 Wib, teman korban bernama naufal sempat menghubungi korban melalui pesan whatsApp, dan korban mengatakan sebentar lagi akan sampai, namun hingga sore pukul 17.00 Wib, si korban tak kunjung datang ke rumah rekannya naufal untuk belajar kelompok sehingga rekan-rekan korban pulang ke rumahnya masing-masing.

Kemudian hingga pada pukul 18.00 Wib, korban juga belum pulang ke rumah, dan orang tua korban berusaha menghubungi korban melalui telepon genggam namun handphone korban tidak aktif, sehingga orang tua bersama paman korban mencari korban ke rumah teman-teman korban, akan tetap korban belum juga diketemukan.

Lalu paman korban menyusuri jalan korban berangkat belajar kelompok, tepatnya dibelakang kantor Lurah Suka Sari. Lalu pada saat itu paman korban melihat pondok yang terbuat dari kayu, namun korban juga tidak ditemukan. sesangkan ibu korban menyusuri jalan kebun karet sambil menyenter ke semak-semak, lalu ibu korban menemukan satu helai jilbab biru dongker milik korban dengan kondisi bekas sayatan sebelah kiri dan bercak darah.

Tidak jauh dari lokasi itu, ibu korban menemukan sepatu sebelah kanan korban, kemudian warga berdatangan untuk mencari keberadaan korban, hingga akhirnya salah seorang warga bernama joko berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang dalam keadaan setengah telanjang dan terdapat luka sayatan dileher, kemudian polsek sarolangun mendatangi lokasi untuk melalukan olah TKP sementara korban dibawa ke Rumah sakit.

“Berdasarkan LP/B-22/IV/2020/JMB/RES SRL/Sek Srl, pada tanggal 15 April 2020 tim Opsnal melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti dan dilakukan penyelidikan hingga dilakukan penangkapan terhadap pelaku, dan pelaku mengakui telah melakukan Tindak pidana tersebut,” Jelasnya

Selain Pelaku, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa pakaian milik korban, sepatu korban, sarung pisau, pakaian pelaku dalam melakukan tindak pidana tersebut, satu buah kotak handphone, tas warna biru. “Pelaku dikenakan dengan pasal berlapis, berupa pasal 340 KUHP tindak pidana pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup, tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan orang mati pasal 80 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, persetubuhan terhadap anak pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak. Tutup Kapolres. (Aang)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: