Selasa, Oktober 27Suara Rakyat News
Shadow

Puluhan Tenaga Kerja Sambangi Disnakertrans Muratara Tuntut Perusahaan Lonsum

Page Visited: 40
0 0
Read Time:1 Minute, 45 Second

MURATARA-Suararakyatnews.com,

Puluhan tenaga kerja dan perwakilan serikat buruh perkebunan indonesia (Serbundo), dari perusahaan PT. London Sumatera Indonesia (Lonsum) Tbk. Stet Riam Indah (Riset) di Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sambangi Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Rabu (17/09/2019).


Kedatangan puluhan tenaga kerja dari Buruh Harian Lepas (BHL) tersebut guna audiensi tenaga kerja dan Serbundo Muratara dengan pihak Pemerintah dan Perusahaan berkaitan Pemutus Hubungan Kerja (PHK) tanpa prosedur aturan UU yang berlaku.

Kedatangan puluhan rombongan BHL tersebut menggunakan kendaraan sepeda motor pada pukul 08.30 wib membawa tuntutan mereka terhadap UU No.13 tahun 2003 pasal 56 tentang ketenagakerjaan.

Ketua DPC Serbundo Muratara, Rinto Simamora menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya bersama BHL PT. Lonsum guna menuntut pihak perusahaan yang sewenang-wenang dalam PHK kariawan yang tidak sesuai aturan per UU.

“Dimana perusahaan melakukan PHK kariawanya tidak diberikan uang pesangon. Melainkan memberi uang penghargaan, dengan alasan pihak pekerja BHL yang di PHK tidak memenuhi 21 hari bekerja dalam 1 bulan selama 3 bulan berturut-turut,” Jelas Rinto.

Sementara BHL yang telah bekerja tersebut sudah puluhan tahun. Bahkan ada yang mencapai 12 tahun bekerja menjadi BHL di Pt. Lonsum.

“Hal ini tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan, dan ini jika tidak ada penyelesaian maka kami akan membawa kemeja hijau, dan sedikitnya ada 35 orang yang telah di PHK oleh pihak perusahaan,” tegasnya.

Sementara salah seorang BHL, Nuraini menyampaikan, bahwa dirinya bekerja di PT. Lonsum sejak tahun 2007 sampai saat ini, dan dilakukan PHK oleh pihak perusahaan hanya diberi uang penghargaan saja dan bukan pesangon sesuai UU.

“Hal ini yang kami tuntut pihak perusahaan agar memenuhi hak-hak kariawanya,” terangnya

Dilanjutkanya, berkaitan hal itu tanpa ada penyelesaian akan melakukan aksi dan tuntutan. “Karna pihak perusahaan melakukan PHK tidak sesuai prosedur dan tidak memenuhi kewajibannya,” terang ia.

Pantauan dilapangan, adudiensi tersebut, berlangsung sekitar pukul 10.00 wib antara Kariawan BHL dengan pihak Pemerintah Disnakertrans dan pihak perusahaan yang tidak hadir.

Dalam keputusan rapat tersebut ditetapkan untuk pertemuan kembali dan dijadwalkan pada Jumat (20/09/2019) mendatang yang dipastikan akan dihadiri oleh pihak perusahaan. (Andri Taufik)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: