HUKUM & KRIMINALITAS

Oknum Wakil BPD Desa Simpang Limbur Merangin Dibekuk Polisi

73
×

Oknum Wakil BPD Desa Simpang Limbur Merangin Dibekuk Polisi

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 714
0 0
Read Time:56 Second

MERANGIN-Suararakyatnews.com,

Kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba semakin marak diwilayah Kabupaten Merangin, para pengguna maupun pengedarnya terdapat dari berbagai kalangan baik tua maupaun muda dan bahkan pelajar dan mahasiswa.


Seperti yang baru baru ini tertangkap aparat kepolisian Polres Merangin, yaitu AR (36) yang beralamat di Desa Simpang Limbur Merangin RT. 02 RW. 01 Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin, merupakan salah seorang perangkat Desa yang menjabat sebagai Wakil Ketua BPD Desa Simpang Limbur Merangin Kabupaten Merangin Jambi.

Tertangkapnya AR berkat nyanyian temannya MS (27) yang terlebih dahulu dibekuk aparat kepolisian, berbekal informasi dan keterangan dari MS akhirnya pihak kepolisian membekuk AR di rumahnya.

Hal penangkapan Tersebut di Benarkan Langsung Oleh Kasat Narkoba Polres Merangin Iptu Robinson Singarimbun, bahwa Memang Benar Oknum Wakil Ketua BPD di Bekuk Saat Hendak Mengedarkan Narkoba Jenis Shabu-Shabu.


“Menurut pengakuan dari pelaku sendiri, dirinya memang sedang menjabat sebagai Wakil Ketua BPD di Desa Simpang Limbur Merangin,” Kata Kasat.

Semakin maraknya kasus kejahatan narkoba ini memerlukan komitmen dan kerjasama semua pihak termasuk masyarakat untuk memeranginya,


penyalahgunaan dan peredaran narkoba semakin marak menandakan tingkat kebutuhan atau permintaan pasar narkoba juga meningkat.” Pungkas Kasat. (PERI)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Press Release Unit IV PPA,Kembali Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan,Tim FRN Batanghari Sangat Apresiasi BATANGHARI- Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press Release terkait Tindak Pidana setiap orang dilarang melakukan kekerasan, Ancaman kekerasan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain sebagaimana dalam Pasal 81 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dalam Press Release disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H beserta Kanit IV PPA IPDA Sianturi yang digelar di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Batanghari, Selasa (16/07/2024). Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Husni Abda dalam Press Release nya,” sosok tersangka berinisial MS (41) telah melakukan aksi bejatnya sejak dari Bunga (nama samaran) menginjak kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD) di Tahun 2021. Sedangkan tempat kejadian berada dikamar Korban atau rumah tersangka MS tepatnya di Kelurahan Pasar Baru,” ungkap AKP Husni. AKP Husni juga memaparkan kronologis singkat kejadian dari keterangan laporan korban,“ tersangka MS melakukan aksi bejat terhadap anaknya ini dalam keadaan rumah lagi sepi bahkan sering juga dilakukannya pada siang hari. Korban Bunga juga menceritakan tersangka melakukan dengan cara membujuk serta memberikan iming-iming uang setiap akan melakukan persetubuhan, juga mengancam akan berhentikan sekolah dan kalau terjadi apa-apa jangan minta tolong ke ayah (tersangka) terang dalam pengakuan korban,” papar Husni. Selanjutnya,” perbuatan bejat pelaku tercium pihak kepolisian, setelah mendapatkan laporan dari korban Bunga (nama samaran) pada Rabu 10 Juli 2024 lalu dan pada hari selanjutnya Kamis 11 Juli 2024 sekitar pukul 15.00 WIB Unit IV PPA yang di-backup Unit Buser Sat Reskrim Polres Batanghari langsung mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian,” ungkap AKP Husni. “ setelah itu Personil berhasil menemukan tersangka dan lakukan upaya paksa untuk dibawa ke Mapolres Batanghari guna untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. Menurut Opini penulis dari kejadian yang berkali-kali pada beberapa tahun belakangan ini angka kriminalitas kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan sangat tinggi, maka bukan hanya peran Polri saja yang harus selalu aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, perlu juga peran penting dari Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak serta peran para Alim Ulama agar bisa langsung mengatasi tindak kekerasan terhadap anak serta agar bisa menjaga hak-hak perempuan, ini adalah sebuah tantangan besar untuk kita semua demi untuk melindungi hak mereka. Dedi Ketua Satgas FRN (Fast Respon Nusantara)Tim Counter Opinion Polri di Kab.Batanghari, Sangat Ber Apresiasi terhadap Sat Reskrim Polres Batanghari,yang telah Banyak Mengungkap Kasus di wilayah Kabupaten Batanghari, Semoga Sat Reskrim Polres Batanghari Semakin jaya, Polri Presisi,Bravo Polres Batanghari,(tim)

BATANGHARI, Suararakyatnews.com, Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press…

/* */