HUKUM & KRIMINALITAS

Ini Kronologis Kejadian Mayat Yang di Temukan di Lubuk Kepayang

61
×

Ini Kronologis Kejadian Mayat Yang di Temukan di Lubuk Kepayang

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 495
0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

Saat di Konfirmasi Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, S.IK, M.AP melalui Kapolsek Air Hitam IPTU Charles M. Sitorus, SH menerangkan kornologis kejadian penemuan mayat yang sempat menghebohkan Kecamatan Air Hitam, Sabtu (11/05/2019) malam.


Menurut keterangan keluarga Korban HB (Paman Korban), bahwa korban meninggalkan rumah pada hari Selasa tanggal 07 Mei 2019 dengan kondisi badan dalam keadaan sehat. Dan HB juga mengenali dan membenarkan bahwa sepeda motor yang ditemukan adalah milik korban.

HB juga menyatakan bahwa kondisi badan korban benar dalam keadaan sehat namun korban baru sembuh dari depresi/ gangguan jiwa yang mana pernah terjadi 2 kali yaitu pada tahun 2011 dan kumat lagi pada tahun 2018 saat ayahnya meninggal.

Menurut keterangan tetangga korban (Sebelah rumah) mengatakan bahwa Korban memang baru sembuh dari sakit (Depresi/ gangguan jiwa) dan sedang ada masalah rumah tangga dengan istrinya. (Sikap dan bahasa korban kasar kepada istrinya)


Menurut keterangan tetangganya, pada hari Selasa pagi tanggal 7 mei 2019 koban pergi kerja berkebun. Sekira pukul 09.00 wib istrinya pergi (diduga mau pulang ke kampung halaman di Jawa). Korban mendapat telp dari keluarga dan pulang kerumah namun tidak mendapatkan istrinya, lalu korban menyusul istrinya ke loket family raya Sarolangun namun tidak menemukan istrinya, lalu korban pulang kerumah dan sekira siang hari pukul 11.00 wib korban pergi lagi dan diketemukan sudah menjadi mayat pada hari Sabtu 11 Mei 2019


Sampai saat ini Penyidik masih menggali keterangan para saksi, mengumpulkan fakta-fakta di TKP dan mendalami penyebab kematian korban. Jelas Iptu Charles (Sobri)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Press Release Unit IV PPA,Kembali Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan,Tim FRN Batanghari Sangat Apresiasi BATANGHARI- Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press Release terkait Tindak Pidana setiap orang dilarang melakukan kekerasan, Ancaman kekerasan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain sebagaimana dalam Pasal 81 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dalam Press Release disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda,S.I.K.,M.H beserta Kanit IV PPA IPDA Sianturi yang digelar di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Batanghari, Selasa (16/07/2024). Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Husni Abda dalam Press Release nya,” sosok tersangka berinisial MS (41) telah melakukan aksi bejatnya sejak dari Bunga (nama samaran) menginjak kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD) di Tahun 2021. Sedangkan tempat kejadian berada dikamar Korban atau rumah tersangka MS tepatnya di Kelurahan Pasar Baru,” ungkap AKP Husni. AKP Husni juga memaparkan kronologis singkat kejadian dari keterangan laporan korban,“ tersangka MS melakukan aksi bejat terhadap anaknya ini dalam keadaan rumah lagi sepi bahkan sering juga dilakukannya pada siang hari. Korban Bunga juga menceritakan tersangka melakukan dengan cara membujuk serta memberikan iming-iming uang setiap akan melakukan persetubuhan, juga mengancam akan berhentikan sekolah dan kalau terjadi apa-apa jangan minta tolong ke ayah (tersangka) terang dalam pengakuan korban,” papar Husni. Selanjutnya,” perbuatan bejat pelaku tercium pihak kepolisian, setelah mendapatkan laporan dari korban Bunga (nama samaran) pada Rabu 10 Juli 2024 lalu dan pada hari selanjutnya Kamis 11 Juli 2024 sekitar pukul 15.00 WIB Unit IV PPA yang di-backup Unit Buser Sat Reskrim Polres Batanghari langsung mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian,” ungkap AKP Husni. “ setelah itu Personil berhasil menemukan tersangka dan lakukan upaya paksa untuk dibawa ke Mapolres Batanghari guna untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. Menurut Opini penulis dari kejadian yang berkali-kali pada beberapa tahun belakangan ini angka kriminalitas kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan sangat tinggi, maka bukan hanya peran Polri saja yang harus selalu aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, perlu juga peran penting dari Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak serta peran para Alim Ulama agar bisa langsung mengatasi tindak kekerasan terhadap anak serta agar bisa menjaga hak-hak perempuan, ini adalah sebuah tantangan besar untuk kita semua demi untuk melindungi hak mereka. Dedi Ketua Satgas FRN (Fast Respon Nusantara)Tim Counter Opinion Polri di Kab.Batanghari, Sangat Ber Apresiasi terhadap Sat Reskrim Polres Batanghari,yang telah Banyak Mengungkap Kasus di wilayah Kabupaten Batanghari, Semoga Sat Reskrim Polres Batanghari Semakin jaya, Polri Presisi,Bravo Polres Batanghari,(tim)

BATANGHARI, Suararakyatnews.com, Sat Reskrim Polres Batanghari melaksanakan Press…

/* */