space
HUKUM & KRIMINALITAS

Polisi Respon Info Heboh Warga Aur Gading Sarolangun Ditemukan Gantung Diri

403
×

Polisi Respon Info Heboh Warga Aur Gading Sarolangun Ditemukan Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 319
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

SAROLANGUN, Suararakyatnews.com,

Warga Kelurahan Aur Gading pada Sabtu (20/04/2024) malam dihebohkan dengan penemuan seorang laki laki beriinisial MPA (M. Fadli Ardian Alias Kiting) yang tewas akibat gantung diri didalam rumah milik orang tuanya yang berada Jalan SMPN 17 Rt.18 Kelurahan Aur Gading.

Masyarakat bersama Bhabinkamtibmas Polsek Sarolangun kemudian membuka secara paksa rumah korban MPA dengan mendobrak pintu samping rumah korban, dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tergantung di pintu kamar, dengan menggunakan kain warna merah muda yang menjerat lehernya, satu buah ember plastik warna hitam yang diduga digunakan korban untuk berpijak sebelum melakukan aksi bunuh diri.

Kapolres Sarolangun AKBP Budi Prasetya, S.IK, M. Si melalui Kapolsek Sarolangun AKP Dwiyatno, SH, MH memberikan keterangan terkait kronologis kejadian tersebut. dikatakan Kapolsek, sebelum kejadian korban MPA terlibat pertengkaran dengan istrinya melalui Handphone yang saat itu berada di berau, kepada istrinya, MPA mengancam akan bunuh diri.

“Sekitar Pukul 20.30 WIB, Istri MPA menghubungi Sdr Apriansyah, meminta agar Sdr Apriansyah untuk kerumah MPA Jalan SMPN 17 Rt.18 Kelurahan Aur Gading, lalu Sdr Apriansyah menghubungi Akbar untuk bersama sama pergi menuju kerumah MPA. Lalu mereka mengintip dari jendela kamar dan melihat MPA dalam keadaan tergantung di pintu kamar. Kemudian saksi Apriansyah dan Akbar menghubungi Ketua RT dilingkungan tersebut serta Bhabinkamtibmas Polsek Sarolangun. Setelah tiba, secara bersama sama warga mendobrak pintu samping rumah MPA dan menemukan MPA dalam keadaan tergantung di pintu kamar” Jelas AKP Dwiyatno.

Ditambahkan AKP Dwiyatno, bahwa pihaknya bersama Sat Reskrim Unit Identifikasi Polres Sarolangun telah melakukan olah TKP, dugaan sementara MPA bunuh diri karena permasalahan keluarga, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi.

“Berdasarkan keterangan saksi saksi, dugaan sementara bahwa MPA bunuh diri akibat sebelumnya ada permasalahan keluarga (dengan istrinya), saat ini istri MPA belum dapat kita mintai keterangan karena masih dalam keadaan trauma, Keluarga MPA juga menolak untuk dilakukan Otopsi dengan membuat surat pernyataan dan menandatangani Berita Acara Tolak Otopsi”. Tutup AKP Dwiyatno seraya berlesan kepada masyarakat untuk tidak berpikir pendek jika menghadapi persoalan. (*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

/* */