Pemda Merangin Perpanjang Libur Siswa PAUD Hingga SLTP

MERANGIN-Suararakyatnews.com,

Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menperpanjang masa libur atau belajar di rumah bagi siswa PAUD hingga SLTP menyusul masih maraknya wabah Virus Corona (Covid-19) saat ini.

Libur sekolah yang sebelumnya diberlakukan dari 16-29 Maret 2020 akan diperpanjang sampai satu pekan ke depan atau sampai 5 April 2020.

Kebijakan libur itu sementara diberlakukan bagi siswa PAUD hingga tingkat SLTP yang berada di Kabupaten Merangin.

Kepastian perpanjangan masa libur itu disampaikan Kepala Disdikbud Kabupaten Merangin M Zubir Sabtu (28/3/2020). Kepada media ini mengatakan, keputusan perpanjangan libur itu didasarkan sesuai Surat Edaran Mendikbub RI Nomor : 4 Tahun 2020 dan Surat Edaran Gubernur Jambi nomor : 0960/SE/BPBD.2/III/2020 meliburkan aktifitas sekolah mulai jenjang PAUD/RA/SD/MI/SMP/MTS di Kabupaten Merangin mulai tanggal 30 Maret sampai 5 April 2020.

“Atas pertimbangan situasi pandemi corona yang saat ini dinilai belum memungkinkan untuk mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah.” terang M Zubir.

M. Zubir juga menjelaskan selama diliburkan, pihak sekolah dihimbau tidak menghadiri dan mengadakan kegiatan melibatkan orang banyak.

“Bagi orang tua diharapkan mengawasi anak-anaknya agar tidak keluar rumah selama diliburkan dan meningkatkan iman da taqwa kepada Allah,” tegasnya.

Yang tidak kalah penting untuk faktor pencegahan yang harus diperhatikan agar menjaga stamina tubuh agar tetap bugar, sering cuci tangan pakai sabun atau sanitizer, makan dengan pola makan yang baik, istirahat yang cukup, menjaga jarak, banyak tinggal dirumah dan memakai masker bila diperlukan.

“Tenaga pengajar masuk seperti hari biasanya dan menghindari absensi secara elektronik. Tenaga pendidik diharapkan memberi motivasi dan semangat kepada siswa-siswi agar tidak panik terkait Covid-19,” imbuhnya. (PERI).

Advertisements
Advertisements

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.