Senin, Oktober 18Suara Rakyat News
Shadow

Kegiatan Drainase 2019 Dinas PU Jebol, Diduga Sarat Korupsi

Page Visited: 367
0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

PRINGSEWU-Suararakyatnews.com,

Terkait salah satu hasil kegiatan pelaksanaan pembangunan drainase dari dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung tahun 2019 tepatnya terletak di ruas jalan Pekon Sumber Bandung – Neglasari Kecamatan Pagelaran Utara, kini tampak sudah mulai jebol, sementara Kabid (Kepala Bidang) Bina Marga (BM), Senin (30/12/2019) belum juga dapat ditemui untuk dikonfirmasi, walaupun sudah disambangi di Kantor Dinas PU.

Akibat minimnya pengawasan dari Dinas PU Kabupaten Pringsewu pada saat proses pekerjaan, diduga pekerjaan tidak mendapatkan kualisas pembangunan yang diharapkan, untuk saat ini pembagunan drainase yang jebol dan lantai drainase yang juga tampak kropos dan jebol baru di mulai untuk diperbaiki.

Mirisnya lagi pembangunan drainase tahun 2019 yang selama ini tidak ada papan informasi kegiatan yang terpasang. Namun melainkan hanya papan imformasi yang bertuliskan “Proyek ini dalam pengawasan dan pengamanan TP4B Kejaksaan Negri kabupaten Pringsewu” hal ini jadi pertanyaan bagi warga masyarakat setempat, kok dalam pengawasan kejaksan negri kabupaten Pringsewu baru selesai sudah rusak, juga dari mana dan berapa nilai kegiatannya itu kami gak tau.

Dihimpun dari beberapa warga yang tingal disekitar lokasi diantaranya Deni yang juga salah satu warga yang pernah bekerja nguruk bagian pingir (Berem) mengatakan drainase itu baru saja selesai dikerjakan, kenapa kok sudah pada jebol dan rontok begitu, kemungkinan pada awal proses pelaksanaannya gak sesuai dengan RAB, padahal pada kegiatan tertulis dalam pengawasan kejaksan negri Kabupaten Pringsewu namun nyatanya baru selesai dikerjakan sudah rusak.

“Baru selesai dikerjakan (drainase), tapi sekarang kok sudah pada jebol dan rontok begitu,” sebut Deni, saat dikonfirmasi, Sabtu (28/12/2019).

Senada dikatakan Suparman, drainase yang jebol itu semakin hari tambah besar kurang lebih panjang sekitar 15 meter, apa lagi sekarang dimusim penghujan, diduga pekerjaan kurang baik diduga tidak sesuai RAB.

“Diduga kualitas bangunan yang kurang baik, mengingat drainase ini belum lama dibangun, nmkperti kurang bagus padahal baru selesai dibangun tahun 2019 ini,” ungkap Suparman.

Warga setempat yang enggan namanya ditulis mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk melakukan evaluasi, sangat disayangkan jika hasil dari pekerjaan yang baru saja dikerjakan mulai jebol serta minim kualitas.

“Seperti Dewan yang membidangi pembangunan dan pihak-pihak terkait lainnya kami minta agar dapat turun kelokasi, agar melihat langsung hasil pembangunan drainase yang dikerjakan oleh pihak rekanan yang saat ini mulai jebol,” harapnya. (Abdullah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: