Sabtu, Oktober 24Suara Rakyat News
Shadow

Insiden Kecelakaan SAD di Selesaikan Melalui Sidang Adat

Page Visited: 21
0 0
Read Time:1 Minute, 13 Second

SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

Insiden Kecelakaan Maut yang menyebabkan meninggalnya dua orang warga Suku Anak Dalam (SAD) dan satu orang lagi dirawat akibat mengalami luka, akhirnya diselesaikan melalui Sidang Adat antara keluarga Korban dengan pemilik Mobil Tangki CPO warna merah. yang berlangsung diKantor Camat Pauh pada Selasa (16/7/2019) pagi sekira Pukul 09.00 WIB berjalan lancar.


Sidang Adat yang digelar oleh Lembaga Adat Kecamatan Pauh ini dipimpin langsung oleh Datuk M.Soleh yang dihadiri oleh Peserta Sidang yaitu Camat Pauh Jupri SE, Sekcam Air Hitam Haryono SH, Danramil Pauh diwakili oleh Serda Husni Tamrin, Kapolsek Pauh AKP M.Tohir Spd, Kapolsek Air Hitam IPTU CM Sitorus SH, Tokoh Pemangku Adat Suku Anak Dalam (SAD) Air Hitam Haji Jailani, Jenang Jalaludin, Azek Razali, para Temenggung dari Kecamatan Air Hitam, Depati, dan Temnggungdari Merangin, serta pihak keluarga Korban guna menentukan Hukum Adat untuk Perdamaian antara kedua belah pihak.

Hasil keputusan Sidang Adat, menghasilkan kesepakatan antara pihak sopir dan pemilik mobil dengan Keluarga korban yang meningal maupun yang sakit, yaitu membayar 1000 keping kain, dikali harga Rp 50 ribu per 1 keping yang dibebankan kepada sopir dan pemilik Mobil untuk diserahkan kepada ahli waris korban.

Sementara itu, Perwakilan pihak sopir yang juga pemilik Mobil, Sarwani S.Ag. menerima Keputusan Sidang Adat tersebut. ” dalam hal ini tidak ada satupun yang bisa mengelak dari musibah yang datang dari Allah SWT. saya berharap dengan dibayarnya denda ini, kedepannya tidak adalagi permasalahan yang timbul. cukup selesai di sini.” Harapnya. (Sobri Hamdani)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: