Selain Harus Fokus, Fachrori Minta Usulan Program Juga Memiliki Nilai Strategis

MUARABUNGO-Suararakyatnews.com,

Gubernur Jambi, Dr.H.Fachrori Umar, menekankan bahwa usulan program dan kegiatan harus fokus, berkualitas, tidak terlalu banyak dan memiliki nilai strategis serta memberikan manfaat bagi masyarakat.


Musrenbang ini, kata Fachrori, adalah upaya dalam rangka menyepakati permasalahan pembangunan, prioritas pembangunan, arah kebijakan pembangunan dan kegiatan, pagu indikatif, indikator, serta penyelarasan antara program pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional.

“Momentum Musrenbang ini menjadi salah satu kesempatan kita untuk selalu berinovasi dan mengembangkan ide-ide baru perencanaan,” kata Fachrori di Ball Room Hotel Semagi Kabupaten Bungo, Kamis (28/3/2019).

Dari tema RKPD ini, jelas Fachrori, dituangkan lima prioritas pembangunan daerah yang meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan nilai tambah ekonomi, peningkatan konektivitas, sarana prasarana wilayah.

“Pemantapan ketahanan pangan serta pengelolaan energi dan sumber daya alam berkelanjutan serta penguatan tata kelola pemerintahan dan stabilitas Tibumtranmas,” terangnya.

Pada tahun 2018, ungkap Fachrori, laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan, pertumbuhan ekonomi 4,71 %, tingkat pengangguran 3,86 %, dan kemiskinan 7,85 %.

Untuk memulihkan ekonomi, lanjut Fachrori, tidak ada pilihan lain selain mengambil langkah langkah strategis yang berani dan cerdas, sesuai dengan prioritas pembangunan Provinsi Jambi yang telah disepakati bersama.

Kepada para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Fachrori menginstruksikan untuk lebih intensif melakukan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi dalam upaya membangun perencanaan secara lebih baik, saling bersinergi serta memiliki indikator yang jelas dan terukur.

“Saya menyadari akan kondisi daerah kita yang memerlukan kreativitas dan kerja keras seluruh komponen pembangunan untuk menyiasati tantangan dan hambatan yang muncul dan gangguan stagnasi ekonomi yang menerpa,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Dr.Doni Iskandar dalam laporannya mengatakan, kedepan, diharapkan penyelenggaraan Musrenbang Provinsi dapat dilaksanakan bergilir di Kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi.

Selain dapat memperkenalkan daerah tersebut, kata Doni, penyelenggaraan musrenbang yang dilakukakan di Kabupaten/Kota secara bergilir juga diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat lokal melalui peningkatan bisnis MICE.

Musrenbang RKPD Provinsi Jambi Tahun 2020, terang Doni, diikuti kurang lebih 900 orang peserta dengan mengundang para pemangku kepentingan dari pemerintah pusat, Provinsi maupun Kabupaten/kota se Provinsi Jambi, akademisi, organisasi profesi, perbankan, organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta lembaga adat.

Doni menyampaikan bahwa usulan dari Kabupaten/kota untuk RKPD Provinsi Jambi Tahun 2020 berjumlah 3.759 usulan pada lima prioritas dengan jumlah anggaran sebesar Rp 10,23 triliun.

“Jumlah usulan ini jauh lebih besar dari proyeksi kemampuan keuangan daerah untuk pembangunan tahun 2020 yang berjumlah lebih kurang Rp 3,0 Triliun,” kata Doni.

Di sisi lain, lanjut Doni, Pemerintah Provinsi Jambi juga memiliki target-target sendiri sesuai dengan RPJMD Provinsi Jambi yang juga membutuhkan anggaran yang cukup besar.

“Sementara untuk usulan yang berasal dari Pokok-pokok Pikiran DPRD Provinsi Jambi berjumlah 344 usulan dengan jumlah anggaran sebesar Rp 610,27 miliar,” jelasnya.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Provinsi Jambi Tahun 2020 ini mengambil tema “Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Produk Unggulan Daerah”.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi juga menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kabupaten/Kota dan Perangkat Daerah Provinsi Jambi dengan Perencanaan Terbaik.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Bungo H.Mashuri, Sekda Provinsi Jambi Drs.H.M.Dianto,M.Si, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Kemendagri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Drs.Robert Simbolon,MPA, perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/ Bappenas Drs.Pungky Sumadi, MCP, Ph.D, anggota DPR RI dan DPD RI Dapil Provinsi Jambi.

Sumber : Humas Pemprov Jambi

Editor : Agon

Advertisements
Advertisements

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.