Masyarakat Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati Asahan

ASAHAN-Suararaktyatnews.com,

Unjukrasa masyarakat  Sei.Kepayang ke Kator Bupati Asahan, senin 29/1/2018, dimana mereka menuntut atas tanah yang dikuasai (garapan) oleh mantan Anggota DPRD asahan Wahyudi sejak di terbitkannya SK.No.438/HUTBUN/2010.

“Pak Bupati tolong kami tanah  yang diambil oleh itu, apalah makan kami, kami orang miskin”, kata seorang ibu separuh baya sambil menangis saat  berunjuk rasa.

Para pengunjuk rasa itu dengan menyampaikan aspirasi atas keberatannya dikeluarkan/ diterbitkan SK.No.438/HUTBUN/2010 yang dikeluarkan oleh Bupati Asahan Drs.H.Taufan Gama Simatupang, yakni lahan masyarakat.

“Keberatannya kami dengan adanya diterbitkan SK.No.348/\HUTBUN|/2010, pasalnya adalah Koperasi  yang mengatas namakan HTR dan telah melakukan intimidasi terhadap masyarakat dengan cara  melakukan   merambah juga merusak lahan  rakyat dan juga menjual belikan lahan kami, juga merusak  juga serta merusak  rumah petani”, sebut  Barimbing Kordinator Aksi.

Peserta aksi juga menyampaikan tuntutnya agar Bupati Asahan membatalkan SK Tersbut, juga meminta kepada Kapolres Asahan menangkap Ketua Koperasi Tani Mandiri  yaitu Wahyudi  yang telah melakukan mereka  dengan semenamena menyalahgunakan  SK Tersebut  “kami  minta dengan Bupati mengembalikan tanah kami, serta Kapolres Asahan segera proses laporan pengaduan kami, semoga Polres Asahan dengan minta netral  dalam menangani konflik kasus  tanah masyarakat ,” sebut Barimbing .

Aksi unjuk rasa yang berlangsung, juga para peserta dalam aksi unjuk rasa  di terima aspirasinya dan Masyarakat tersebut dibawa  ke Aula Kantor Bupati dengan diskusi mempertanyakan lahan itu.

Dalam Pengamatan pertemuan masyarakat dengan pihak Pemerintah Kadis Perkim Azmi mengatakan akan diproses terkait Surat Keputusan Bupati itu, yang nantinya kami akan proses laporan masyarakat dengan terbitnya SK Bupati  tersebut  kami akan berusaha yang sebaiknya.,” Tutur Azmi ( TIM/ Muktar Panjaitan)

Advertisements
Advertisements

Tinggalkan Balasan