space
WAHANA

Ribuan Warga Melanesia Tumpah Ruah Dalam Acara Ulang Tahun Pertama RMB Batam 

457
×

Ribuan Warga Melanesia Tumpah Ruah Dalam Acara Ulang Tahun Pertama RMB Batam 

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 338
1 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

Batam – Suararakyatnews.com, Ulang tahun RMB (Rumpun Melanesia Bersatu) yang pertama di adakan di alun alun dataran engkau putri Batam center pada hari Sabtu (26-10-2024) berlangsung sangat meriah.

Ribuan warga Melanesia Batam asal NTT, Maluku dan Papua tumpah ruah dalam acara yang diramaikan oleh penampilan dua artis ternama Indonesia Timur, Silet Open Up dan Ona Hetharua.

Acara tersebut juga dihadiri banyak undangan diantarannya ketua umum DPP RMB Kepri Sofyan Abdillah,ketua dewan pendiri RMB Moody arnold Timisela, Zainal lewaimang ketua panitia/ketua harian,juga Gubernur Kepri bapak Ansar Ahmad.


Dalam sambutannya Sofyan Abdillah menekankan bahwa RMB merupakan organisasi yang terbuka bagi siapa pun dengan tujuan untuk merajut kebersamaan dan kolaborasi antar-suku, agama, dan ras.

“Kita semua adalah anak bangsa, dan RMB siap bekerja sama dengan instansi pemerintah, swasta, dan ormas lain dalam kegiatan sosial yang membangun rasa persaudaraan,” tegas Lamanepa.

“Apapun yang terjadi, jika kita bersatu, segala sesuatu akan menjadi lebih mudah dan baik,” kata Moody.


Lebih lanjut beliau mengingatkan bahwa perjalanan RMB selama setahun tidak selalu mulus, namun pengalaman tersebut menjadi modal untuk melangkah lebih maju.

Perayaan ulang tahun pertama RMB juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu 2024.


Gubernur Kepri yang sedang dalam masa cuti, Ansar Ahmad, yang hadir dalam acara tersebut, mengajak seluruh masyarakat Melanesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kepri adalah provinsi yang heterogen, semua suku, agama, adat, dan budaya ada di sini. Kita harus terus membangun Kepri dari waktu ke waktu, jangan pernah berpikir untuk berpecah belah,” tegas Ansar.

Acara yang diramaikan oleh tarian tradisional seperti Sekapur Sirih, Gampang Hala dari Lembata, Nusantara oleh Sanggar Seni Somapama dan atraksi Pukul Sapu dari Maluku, menjadi bukti nyata kekayaan budaya Melanesia di Kepri.

Perayaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa RMB terus berkomitmen untuk memperkuat persatuan dan membangun masyarakat Melanesia di Kepri yang lebih maju dan sejahtera.

(Nanik wl)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum Kapok, Residivis Narkoba Kembali Di Amankan Satresnarkoba Seruyan Seruyan -(Suara Rakyat News)-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Seruyan mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Terduga pelaku diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa. Perempuan tersebut berinisial J alias A.U, yang diamankan pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 13.05 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Ais Nasution, RT 005 RW 001, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Satresnarkoba Polres Seruyan melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendatangi kontrakan yang ditempati terduga pelaku. Saat petugas tiba, terduga pelaku sedang berada di dalam rumah kontrakan. Sebelum melakukan penggeledahan, petugas menghadirkan dua orang saksi, yakni E.M selaku perangkat desa setempat dan F, warga sekitar, untuk menyaksikan proses tersebut. Petugas kemudian memperlihatkan surat perintah tugas kepada saksi dan terduga pelaku sebelum penggeledahan dilakukan. Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan sebuah dompet besar berwarna hitam yang di dalamnya terdapat dua dompet lain. Dari dalam dompet tersebut ditemukan 55 butir obat tanpa merek dengan berat bruto sekitar 28,69 gram. Selain itu, petugas juga menemukan empat plastik klip yang berisi 11 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 1,38 gram. Petugas turut mengamankan satu unit telepon genggam serta sebuah tas selempang yang berisi uang tunai sebesar Rp3.063.000, yang diduga merupakan hasil transaksi penjualan narkotika. Seluruh barang bukti beserta terduga pelaku kemudian diamankan ke Mapolres Seruyan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi menyebutkan bahwa J alias A.U diketahui merupakan residivis kasus narkotika, sehingga penyidik akan melakukan pendalaman dan pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lainnya di wilayah Kabupaten Seruyan. (Bupi)
WAHANA

SERUYAN, Suararakyatnews.com, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Seruyan…

/* */