WAHANA

Menyedihkan Jenazah Terpaksa Di Gotong, Akibat Akses Jalan Tertimbun Longsor

371
×

Menyedihkan Jenazah Terpaksa Di Gotong, Akibat Akses Jalan Tertimbun Longsor

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 203
0 0
Read Time:1 Minute, 4 Second

SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

Akibat ruas jalan Pekan Gedang – Muara Talang tak bisa dilalui mobil ambulance, jenazah warga dusun tangkui Desa Batu Empang Kecamatan Batang Asai tepaksa ditandu oleh pihak keluarga menuju dusun pulau langsat Desa Tambak Ratu.

Longsor yang menutupi badan jalan Provinsi yang berlokasi dipecelak memaksa mobil ambulance yang membawa jenazah menurun almarhum Rabuis tak sampai tujuan (Batin Pengembang) sehinga jenazah terpaksa ditandu oleh pihak keluarga yang telah menunggu dilokasi titik longsor.

“Almarhum ini meninggal di RS Padang mau dimakamkan dikampungnyo, tapi mobil ambulance dak biso lewat karena longsor” ujar Danar pada Selasa (16/01/2024)

Lebihlanjut diterangkannya ” Akhirnya pihak keluarga membawa jenazah dengan cara ditandu selama 1 jam berjalan kaki dengan kondisi perbukitan terjal hingga ke retap dusun pulau langsat, kemudian jenazah baru dinaikkan ke atas kretek untuk dibawah menuju Dusun Tangkui “Terang Danar.

Pria yang akrab di Medsos ini berharap Pemerintah Kabupaten Sarolangun maupun Provinsi Jambi bergerak cepat melakukan evakuasi material longsor yang menutupi badan jalan mengingat jalan Pekan Gedang- Muara Talang merupakan akses satu-satunya penghubung 7 Desa didaerah Eks Batin Pengambang menuju Ibukota Kecamatan Batang Asai.

“Kami warga mudik, berharap pihak Pemerintah bergerak cepat membersihkan material longsor, kondisi ini sudah lebih dari Sepekan, namun belum ada tindakan dari Pemerintah untuk membuka akses jalan yang tertimbun longsor” Harapnya. (*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

/* */