Minggu, Desember 5Suara Rakyat News
Shadow

Viral, Jalan Aspal di Ketapat Bening Belum Lama Dibangun Sudah Hancur

Page Visited: 263
0 0
Read Time:2 Minute, 11 Second

MURATARA-Suararakyatnews.com,

Sejumlah pengiat media sosial di Bumi berjuluk ‘Beselang Serundingan’ Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ramai berkomentar negatif terkait kerusakan jalan Aspal didaerah Ketapat Bening Kecamatan Rawas Ilir yang dibangun pada tahun 2020 silam.

Dalam Postingan yang dibuat oleh akun Demokrasi Muratara di Grup Forum Rakyat Muratara pada Jumat (21/5/2021) yang menuliskan “jln kebangaan desa ketapat bening baru 2 arai la rusak 😂
dak sesuai dgn anggaran yg ado?” Menuai banyak komentar negatif para Nitizen

Sementara itu, akun Bang Latiep digrup Rupit Rawas Community, menuliskan “Tidak tega melihat apa yang baru di buat akan hancur dgn sekejap, bukan maksud saya menyingung para penjabat dgn sikap saya terhormat tapi lihatlah jalan2 yang kau sebutkan itu kini sedang hancur dgn sekejap” Juga tak kalah ramai dengan komentar negatif para Nitizen yang berkomentar terkait kualitas jalan yang belum lama selesai dibangun tersebut.

Dari penelusuran awak media dilaman LPSE Kabupaten Muratara, bahwa pembangunan link jalan Poros Ketapat Bening – Air Bening – Mekarsari – Tanjung Raja Kecamatan Rawas Ilir yang mengalami kerusakan berat terebut, dibangun pada tahun 2020 silam, dengan Pagu Anggaran Rp 10 Melyar yang bersumber dari APBD-P Kabupaten Musi Rawas Utara Tahun 2020. Dimana Leading sector adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Musi Rawas Utara dan pihak pemenang tender adalah PT Innevo Karya Andesindo.

Yosep Irawan, salah seorang Tokoh Pemuda Rawas Ilir saat dibincangi awak media, mengungkapkan rasa kekecewaannya serta meminta pihak terkait bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang hampir 90% tersebut.

“Sangat disayangkan jalan yang belum lama selesai dibangun sudah mengalami kerusakan, padahal baru hitungan bulan kondisi Aspal sudah hancur. Kami sebagai warga minta pihak terkait untuk membangun kembali jalan rusak itu, karena berdampak pada perekonomian Masyarakat” ujar Yosep yang juga ketua LKPK

Wakil Bupati Musi Rawas Utara, H.Inayatullah, merespon cepat keluhan warganya tersebut. Orang nomor dua di Musi Rawas Utara ini pun meminta Dinas PUPR agar pembayaran terhadap prestasi kerja yang telah dilaksanakan pihak Pemenang tender dievakuasi dan meminta BPK mengkroscek kembali kegiatan jalan yang rusak tersebut.

“Sebagai perwakilan pemerintah tidak bisa terima atas jalan rusak yang di alami Desa Ketapat bening. Dengan kondisi hampir 90% kerusakan yang terjadi dengan jarak tempuh hampir 3 Km, sebagai Wabup menghimbau kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dengan status pembangunan yang mengalami Surat Pengakuhan Hutang (SPH) itu saya ingatkan lagi, apabila tidak sesuai kehendak warga jangan harap ada pembayaran untuk itu dan Biar BPK nanti mengrosceknya” Tegas Wabup.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU-PR Amrullah, saat di konfirmasi via Whatsappnya oleh awak media mengatakan pihak akan mengecek dan mengidentifikasi faktor penyebab kerusakan jalan, apakah disebabkan faktor tonase atau disebabkan oleh faktor lain. (*Red)

Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
50 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: