Kamis, Oktober 29Suara Rakyat News
Shadow

Rakor P2TP2A Kab Merangin di Buka Wakil Bupati Merangin H Mashuri

Page Visited: 22
0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

MERANGIN-Suararakyatnews.com,

Rapat kordinasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Merangin, secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Merangin H Mashuri pada Selasa (25/02/2020).


Kegiatan rapat sehari penuh yang berlangsung di Kantor BPKAD Merangin tersebut, dihadiri Kepala Dinas Sosial dan Perlindungan anak Merangin, Juniadi. Juga tampak hadir Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Abdullah Gumuk, Ketua Aliansi Perempuan Jambi (APM) Ibu Sualjimah, Polres Merangin, Dinas Koperindag, RSU, Dinkes dan BLK Bangko.

Mengingat beragamnya jenis kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang didampingi oleh Tim P2TP2A Kabupaten Merangin untuk tahun 2019, berdasar data yang ada di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Merangin untuk tahun 2019, kasus persetubuhan terjadi sebanyak 10 kasus yang ditangani, Pelecehan 6 kasus, KDRT 4 kasus dan lainnya hanya satu kasus.

Untuk lokasi terjadinya kasus, di Kecamatan Bangko sebanyak 8 kasus, Nalo Tantan 5 kasus, Batang Masumai 3 kasus, Tabir 3 kasus. Sedangan kecamatan Pamenang Barat, Margo Tabir dan Kecamatan Tiang Pumpung masing-masing 1 kasus.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Merangin Ir. Pajarman, MSc mengatakan dengan melakukan evaluasi kegiatan pendampingan selama tahun 2019, berharap di tahun 2020 hal tersebut tidak terjadi lagi. Jika pun terjadi dengan melakukan evaluasi, pendampingan terhadap korban akan lebih baik.

“Bagaimana upaya kita agar pelecehan dan KDRT tidak terjadi lagi di Merangin dan selanjutnya bagaimana agar anak Merangin bisa terlindungi dari masalah.” ujar Pajarman.

Terkait ada pihak yang mengatakan kegiatan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Merangin masih kurang maksimal, Pajarman mengatakan pihaknya telah berupaya mensinergikan semua yang terkait untuk melakukan pelayanan kepada korban.

“Kita telah berupaya semaksimal mungkin, dan mungkin tahun 2020 kita akan lebih fokus pada kegiatan dan sosialisasi serta pelaporan agar semua kegiatan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Merangin cepat diketahui,” terangnya. (PERI)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: