Sabtu, Oktober 24Suara Rakyat News
Shadow

Pencarian Korban Tertimbun Akibat Aktivitas PETI Di Merangin Dihentikan

Page Visited: 26
0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

MERANGIN-Suararakyatnews.com,

Kepala Basarnas Provinsi Jambi Ibnu Haris Al Hussain, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) senin (23/12/2019) mengatakan bahwa untuk sementara waktu proses pencarian korban dihentikan.


Proses pencarian para korban pekerja Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin ini sudah berjalan beberapa hari, dan pada hari ini kita menggunakan alat berat Exapator, namun hingga saat ini baru Empat orang yang telah berhasil di evakuasi dari timbunan material tanah setinggi 15 meter.

“Karena hampir semua titik telah kita gali menggunakan alat berat, namun hanya empat orang yang kita temukan, dari enam orang yang di kabarkan tertimbun tersebut. Pencarian akan di lanjutkan apabila ada informasi dan petunjuk baru,” jelas Haris Al Husaini Kepala Basarnas Prov Jambi.

Hadir pada saat proses pencarian tersebut, Ketua DPRD Merangin, kepala Basarnas Jambi, Kapolres Merangin, Dandim 0420/ Sarko dan BPBD Merangin dan masyarakat yang turut membantu evakuasi para korban.

Diantara keenam orang yang di kabarkan tertimbun tersebut, empat orang diantaranya telah di temukan dalam keadan sudah meninggal yakni, Yusup warga Desa Pulau Baru, Merangin, Suparman alias Jgeg alamat Desa Tendas, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Wardoyo Desa Kropak Kecamatan Winong Kabupaten Pati, dan Deddy Susanto alias Dedok Desa Jerahi, Kecamatan Gunung Ungkal, Kabupaten Pati.

Kapolres Merangin, AKBP M. Lutfi Sik, saat di tanya oleh awak media tentang proses hukum pada peristiwa ini mengatakan akan melakukan proses hukum. “Kita dari kepolisian tentunya akan melakukan pemanggilan dan tetap melakukan proses hukum, baik dari pemilik lahan maupun pemilik alat, karena dari kelalaiannya menyebabkan orang lain meninggal dunia,” terang Kapolres.

Sementara itu Hermam Efendi, Ketua DPRD Kabupaten Merangin yang pada saat itu turut dalam pencarian para korban, mengatakan dirinya datang ke lokasi karena ingin membantu proses pencarian.

“Saya datang ke lokasi ini karena saya ingin membantu dan melihat secara langsung proses pencarian para korban, “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Merangin untuk mengambil hikmah dari kejadian ini, karena aktifitas PETI selain merusak lingkungan dan juga bisa membawa petaka bagi diri sendiri, contohnya seperti kejadian ini,” terangnya. (PERI).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: