Kamis, September 24Suara Rakyat News
Shadow

Kabut Asap Dan Kemarau Seperti Tiada Akhir

14 Views
Read Time:2 Minute, 47 Second

MURATARA-Suararakyatnews.com,

Nampaknya kemarau panjang dan kabut asap sepertinya tiada akhir, yang mana pantawan wartawan dilapangan Jumat (25/10/2019), kendati sudah ada hujan turun, nampaknya kabut asap dalam beberapa bulan terahir diwilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di Kecamatan Rawas ilir tidak kunjung menghilang.


Kondisi udara saat ini sudah mulai memprihatinkan, karna kabut asap yang terus bertambah tebal sehinga menganggu jarak pandang, bahkan untuk menghirup udara bernafas masyarakat sudah mengalami sesak, bauk asap sangat terasa menyengat di dalam hidung, terutama disaat pagi hari.

Botot, salah satu warga Kelurahan Bingin Teluk pada wartawan mengatakan, kondisi udara saat ini semangkin berkabut tebal, sehinga menimbulkan kegelisahan bagi masyarakat, karna kondisi udara sudah dalam tahap tidak layak dan berbahaya bagi masyarakat.

Bahkan saat ini sudah banyak masyarakat yang mengalami gangguan pernafasan, terutama sakit batuk dan pilek, ini tanpa terkecuali mulai dari bayi, balita, orang dewasa, dan para orang tua, akibat dari kondisi cuaca yang semangkin extriem dan berbahaya.

Saat ini kami mintak pihak Pemerintah mengambil kebijakan yang tepat dan cepat, diharapkan mulai dari Pemerintah yang paling bawah yaitu dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, bahkan pusat, semuanya harus segera turun tangan dan melihat kelapangan, langkah apa yang harus di ambil.

Sumber api yang ada saat ini bukan hanya asap kiriman dari luar daerah, melainkan asap yang juga berasal dari lahan kebun masyarakat dan beberapa Prusahaan perkebunan yang terbakar, setidaknya saat ini pihak pemerintah mengerahkan mobil damkar dan juga heli copter maupun pesawat untuk pemadaman titik api yang ada dalam wilayah Kabupaten Muratara dan sekitarnya.

Tentunya jika Pemerintah lamban mengambil langka dan sikap untuk pemadaman beberapa titik api dalam wilayah Kecamatan Rawas ilir khususnya dan Kabupaten Murata umumnya, maka dipastikan masyarakat akan banyak yang terserang penyakit ISPA (sesak pernafasan), tidak bahkan tidak menutup kemungkinan akan memakan korban jiwa, terang Botot.

Arma Ariansyah, Kadus Dusun VII Desa Beringin Makmur Dua pada wartawan mengatakan hal yang sama, saat ini kondisi udara diwilayah Kecamatan Rawas Ilir sudah sangat tidak layak lagi karna sudah tercemar oleh kabut asap, yang mana kondisi seperti ini sudah sangat berdampak buruk bagi masyarakat dalam wilayah Kecamatan Rawas ilir khususnya dan umumnya masyarakat diwilayah Kabupaten Muratara.

Bukan hanya kabut asap saja yang membuat udara tercemar, bahkan debu-debu jalanan juga menambah pencemaran polusi udara, apalagi saat ini kondisi sungai Rawas sudah kembali turun dan mengering, artinya bukan hanya satu musiba sajah yang terjadi, melainkan beberapa musibah yang terjadi di Kabupaten Muratara ini.

Bahkan beberapa bayi dan balita sudah banyak yang terjangkit penyakit Mutaber (Munta birak), bahkan beberapa pasien harus dibawak langsung ke Rumah Sakit umum Rupit dan Rumah sakit yang ada di Kota Lubuk Linggau, sebelum banyaknya korban yang terjangkit Mutaber dan penyakit ISPA, pihak pemerintah dan instansi terkait harus mengambil sikap cepat dan langka yang tepat, pinta Arma Ariansyah.

Ipul, salah satu pegawai Kesehatan di Puskesmas Bingin Teluk saat di konfirmasi wartawan menerangkan, kami dari pihak Puskesmas Bingin Teluk sudah dua kali memberikan masker gratis, baik di jalan maupun keliling perkampungan masyarakat, bertujuan mencega agar masyarakat saat menghidup udara yang saat ini sudah tidak layak dan pada tingkat berbahayah.

Artinya mencega agar tidak menghirup langsung udara yang sudah tercemar oleh asap dan debu, sehinga dapat terhindar dari penyakit ISPA, dan penyakit lainnya, mari kita sama-sama berdoa agar tuhan segera menurunkan hujan dan mengantikan kemarau ini dengan musim hujan yang cukup, imbu ipul. (Andry Taufiq)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: