Minggu, Oktober 25Suara Rakyat News
Shadow

Kabut Asap Semakin Pekat

Page Visited: 30
0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

MURATARA-Suararakyat.news.com,

Pantauwan wartawan dilapangan Senin (19/9/2019), nampaknya kabut asap dalam satu minggu terahir diwilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di Kecamatan Rawas ilir semakin pekat.


Yang mana saat ini kondisi udara sudah sangat memprihatinkan, karna kabut asap terus bertambah tebal sehinga untuk pandangan jarak 50 meter saja sudah tidak bisa lagi terlihat, bahkan untuk bernafas masyarakat sudah pada mengeluh, pasalnya bauk asap sangat terasa sekali di dalam hidung.

Junaidi, salah satu warga Desa Beringin Makmur Satu (BM.I) pada wartawan mengatakan, dengan kondisi udara yang berkabut asap saat ini hendaknya Pemerintah mulai dari Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, bahkan pusat, harus segera mengambil tindakan yang cepat.

Karna sumber api yang ada saat ini bukanlah asap kiriman sajah, melainkan asap yang berasal dari lahan kebun masyarakat dan Prusahaan perkebunan kelapa sawit yang terbakar, setidaknya saat ini pihak pemerintah menggerakan mobil damkar dan juga heli copter untuk pemadaman titik api yang ada dalam wilayah Kabupaten Muratara.

Jika pihak pemerintah lamban mengambil langkah untuk pemadaman beberapa titik api dalam wilayah Kecamatan Rawas ilir, maka dipastikan dalam dua tiga hari kedepan masyarakat akan terjangkit penyakit ISPA (sesak pernapasan), dan tidak menutup kemungkinan akan memakan korban, jelas Junaidi.

Terpisah, Ahmad Huda warga Kelurahan Bingin Teluk pada wartawan mengatakan hal serupa, saat ini kondisi udara diwilayah Kecamatan Rawas Ilir sudah sangat tidak layak lagi, dan kondisi seperti ini berdampak buruk bagi masyarakat yang ada dalam wilayah Kecamatan Rawas ilir khususnya dan umumnya Kabupaten Muratara.

Bukan hanya kabut asap saja yang menjadi keluhan masyarakat dan menganggu pernapasan, bahkan debu-debu jalanan juga menambah polusi udara semangkin extrem, karna hujan tidak turun sama sekali, bahkan sungai Rawas saat ini sudah pada mengering, artinya bukan hanya satu musibah saja melainkan dua musibah yang terjadi.

Saat ini saja sudah ada beberapa bayi dan balita yang terjangkit penyakit Mutaber (Munta berak), bahkan parah pasiennya dibawak langsung ke Rumah Sakit yang ada di Kota Lubuk Linggau, harapan kami sebelum banyaknya korban yang terjangkit Mutaber dan penyakit ISPA, pihak pemerintah dan instansi terkait harus mengambil sikap cepat, imbau Ahmad Huda.

Terpisah, Aminata salah satu mantri Kesehatan Puskesmas Bingin Teluk saat di konfirmasi wartawan menerangkan, dalam beberapa hari terakhir belum ada pasien yang terkena pemyakit ISPA maupun Mutaber yang ditanggani serius pihak Puskesmas.

Bahkan kami dari pihak Puskesmas Bingin Teluk, sudah dua kali memberikan masker gratis, baik di jalan maupun keliling perkampungan masyarakat, yang mana bertujuan agar masyarakat saat menghidup udara yang saat ini bercampur asap dapat terhindar dari penyakit ISPA, kita berdoa saja agar tuhan segera menurunkan hujan, harap Aminata. (Andry Taufiq)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: