Sabtu, Januari 16Suara Rakyat News
Shadow

Kabut Asap Semakin Pekat, Puskesmas Pamenang Beri Masker Gratis Kepada Warga

Page Visited: 76
0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

MERANGIN-Suararakyatnews.com,

Musim kemarau panjang membuat beberapa titik kebakaran hutan dan lahan semakin meluas, hal ini mengakibatkan asap tebal melanda di beberapa daerah termasuk di Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin Jambi.

Selain jarak pandang yang terbatas, asap juga menggangu saluran pernafasan warga yang akan berakibat penyakit Iritasi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Untuk menanggulangi hal tersebut, Puskesmas Pamenang di bawah kepemimpina Rusdianto membagikan masker secara gratis kepada warga dan para pengendara motor, yang dilakukan di pasar Pamenang, pada Kamis (19/09/2019) sekira pukul 08.00 Wib, tampak warga dan pengendara motor begitu antusias dengan pembagian masker gratis ini, dan menurut petugas yang sedang membagikan masker, setelah dipasar Pamenang mereka akan keliling membagikan masker kesetiap Desa yang ada di Pamenang.

Kepala Puskesmas Pamenang Rusdianto mengatakan, “Untuk tahap awal, kita bagikan sekitar seribu masker kepada warga secara gratis,” ujarnya.

Ditambahkan Rusdianto, pembagian ini sebagai antisipasi maraknya warga yang mengeluh terganggunya saluran pernafasan akibat asap. Pencegahan awal ini dilakukan setelah banyak warga yang mengeluh dan berobat ke puskesmas. Dalam beberapa hari ini, langit tampak memutih karena pekatnya asap, terutama di pagi hari jarak pandang sangat terbatas,

Anas, salah seorang pengendara motor yang ikut menerima masker gratis mengatakan, “Asap ini sangat mengganggu, mata pedih dan nafas sesak, dengan adanya pemberian masker gratis ini akan sangat membantu, karena setiap hari asap semakin pekat,” katanya (PERI)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: