SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

Dalam rangka memperingati ulang tahun Desa Pematang Kabau Kecamatan Air Hitam yang ke 33, Pemerintah Desa dan Petani Padi Sawah merayakan HUT Desa Pematang Kabau dengan panen raya padi sawah (19/02/2019).
Acara di hadiri langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri, Kabid TPHP Provinsi Jambi Mahalia Anidar, Dandim yang di wakili Pabung Mayor Abdul Azis, Camat Air Hitam yang di wakili kasih PMD.
Pihak PT Sinar Aji Zul selaku Korlap DMPA dan Manejer PT. PKM Edison, Pendamping Sutotok, Tenaga Ahli sistem organik dari Bojonegoro Jawa Timur, Ketua KUD Karya Usaha Ahmad Sobri, Danramil Pauh Kapten Sutego, Polsek Air Hitam yang di wakili oleh Bhabinkamtibmas Desa Pematang Kabau Briptu Edi, Babinsa Pematang Kabau Endra Dwi, Ka. Pukesmas Pematang Kabau, Ka. Pukesmas Air Hitam serta para undangan lainnya
Acara panen raya ini di buka langsung oleh Wakil Bupati Hilallatil Badri dengan melakukan pemotongan padi pertama pertanda dibukanya acara, kehadiran Wakil Bupati ini menambah kebahagian tersendiri bagi para petani yang sedang melaksanakan panen raya.
Wakil Bupati Sarolangun, l dalam sambutannya Mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 33 tahun kepada Desa Pematang Kabau, dihadapan para petani Hilall menegaskan tidak ada yang mengalih fungsi sawah ini dengan Menanam tanaman lain, lebih lanjut Hillalatil Badri juga meminta kepada PPL pertanian agar memberi pemahaman yang jelas terhadap Petani, jika bibit padi yang ditanam petani tidak cocok dengan kondisi tanah maka PPL harus jelas menerangkan kepada petani agar tidak ada yang gagal Panen hinga petani mengalami kerugian. Ucapnya.
Kepala Desa Pematang Kabau Hendri Sumasto, SH, saat di wawancarai awak media mengucapkan terimakasih kepada Wakil Bupati Sarolangun yang telah hadir sekaligus membuka langsung acara ini dalam rangka panen raya sekaligus perayaan hari ulang tahun Desa Pematang Kabau Ke-33.

Hendri juga mengucapkan, trimakasih kepada seluruh Masarakat terutama kepada petani padi sawah di Desa Pematang Kabau, sudah selayaknya petani sawah disebut pahlawan pangan, “bagai mana tidak seandainya tidak ada petani sawah tentu kita akan kesulitan mendapatkan beras. Terimakasih juga kepada PT. PKM yang telah nenurunkan tiem tenaga ahli dari Jawa Timur Bojo Negoro Bapak Sutotok untuk melakukan pembinaan terhadap petani padi sawah di Desa Pematang kabau dan Alhamdulillah sistem organik ini sangat menguntungkan petani serta dapat meningkatkan hasil panen petani” pungkasnya. (Sobri)












