MAMUERE-Suararakyatnews.com,

Desa Watudiran di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang selama ini sulit mendapatkan akses telekomunikasi internet akhirnya bisa berkomunikasi dengan dunia luar setelah adanya bantuan berupa pembangunan tower 4G di wilayah tersebut.
Kepala Desa Watudiran, Maksentius Maximulianus kepada Suararakyatnews, Kamis (26/8/2021) mengatakan, dalam perencanaan pembangunan desa tahun 2020, pihaknya telah menyampaikan aspirasi tersebut dalam forum Musrenbang tingkat kecamatan perihal akses sarana telekomunikasi. Kemudian pada awal 2021, pihaknya juga membuat proposal permohonan pembangunan menara telekomunikasi kepada Kementerian Kominfo.
“Bicara kebutuhan, kami disini sangat butuh sekali. tiga wilayah dusun kami dengan limaratusan kepala keluarga atau dua ribuan jiwa sangat sulit akses telekomunikasi,” ungkap Kades.
Perjuangan itu akhirnya berhasil. Pihak Kementerian Kominfo akan merealisasikan kebutuhan masyarakat di desa itu dengan membangun tower Base Transceiver Station (BTS) 4G dalam tahun 2021 ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sikka, Kensius Didimus membenarkan bahwa Desa Watudiran adalah salah satu dari 19 desa di Kabupaten Sikka yang akan mendapatkan tower 4G pada tahun 2021 ini. Bantuan ini diberikan untuk mengatasi kesulitan akses komunikasi pada daerah-daerah blank spot.
Dia mengatakan, dari 76 daerah blank spot yang diajukan oleh Dinas Kominfo Sikka dan setelah dilakukan survey oleh tim, ditemukan 59 titik menjadi daerah blank spot yang harus segera difasilitasi pembangunan menara BTS. Ke-59 titik pembangunan ini tersebar. Termasuk salah satunya di Desa Watudiran dan Desa Runut di Kecamatan Waigete. (Chois Bhaga)












