space
WAHANA

Aksi Mantan Pekerja PT PWS dan PT SBP Bikin Haru

301
×

Aksi Mantan Pekerja PT PWS dan PT SBP Bikin Haru

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 959
0 0
Read Time:2 Minute, 40 Second

MURATARA-Suararakyatnews.com,

Puluhan warga Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel, yang mayoritas mantan pekerja PT PWS dan PT SBP mengelar aksi Solidaritas di Simpang III Desa Belani, pada Selasa (26/1/2021)

Bukan hanya para pria saja, turut juga para perempuan dan anak-anak yang masih balita, menghadang mobil tangki angkutan minyak mentah milik PT. Sele Raya Merangin Dua (SRMD) yang mengebor minyak di Desa Belani tersebut, akibat aksi penghadangan itu, puluhan mobil tangki angkutan minyak milik perusahaan pertambangan minyak dibawah pengawasan SKK Migas tersebut tidak bisa beraktivitas.

Aksi yang dilakukan puluhan mantan Pekerja PT PWS dan PT SBP yang merupakan subkontraktor penyedia tangki angkutan minyak dari perusahaan induk PT SRMD bersama keluarga mereka ini, merupakan ungkapan kekesalan terhadap pihak perusahan yang telah memecat mereka secara sepihak.

Pantauan dilapangan seorang ibu rumah tangga bernama Risa, sambil menggendong anaknya yang masih balita, menangis terseduh. berharap suaminya yang sudah bekerja selama 10 tahun sebagai kernet, dapat dipekerjakan kembali.

“Minta tolong nian, suami saya dipekerjakan lagi, kami nak makan, suami saya selama bekerja tidak ada masalah, kalu ada masalah wajar bae kalau dipecat.” ujar Risa

Selain ibu Risa, seorang ibu lainya bernama Wangi juga tak kuasa menahan air matanya saat menyampaikan aspirasi, “Suami saya tidak ada pekerjaan lain, kini jadi pengangguran, tolonglah dipekerjakan lagi, kami mau makan,” ucapnya.

Junaidi, salah seorang mantan pekerja dalam orasinya berharap pihak perusahan angkutan, dapat memperkerjakan dirinya bersama puluhan teman-temannya yang lain,

“Kami cuma minta kerja lagi, kami tidak ada masalah kenapa kami dipecat,” ucapnya.

“Perusahaan ini ada di desa kami, kalau kami tidak diberdayakan, angkut minyaknya tidak usah pakai tangki, pakai pipa saja, itu aturan dari SKK Migas,” tambah Junaidi.

Hal senada juga diutarakan oleh Sunardi, bahwa penutupan jalan dan penyetopan mobil tangki yang mereka lakukan untuk menuntut keadilan, “Pemberhentian ini sangat tidak adil, sepihak, kami tidak ada masalah apa-apa, tahu-tahu diberhentikan,” jelasnya

Dikatakan Sunardi, sebelumnya mereka sudah menandatangani surat perpanjangan kontrak kerja dengan subkontraktor tersebut. akan tetapi selang tiga hari setelah penandatanganan kontrak, tiba-tiba mereka menerima surat pemberhentian. “Kami sudah tanda tangan agrimen itu di atas materai 6.000, tapi tiga hari sesudah itu datang surat pemberhentian,” jelas Sunardi.

“Kami berdiri di jalan ini menuntut keadilan, bukan kami idak siap dipecat, kami siap, itu resiko jadi buruh kontrak, cuma dengan aturan, bukan main pecat bae,” cetusnya.

Tak berselang lama, unjuk rasa yang sempat memanas tersebut, berakhir setelah aparat kepolisian dari Polsek Rawas Ilir, berhasil membujuk warga untuk membuka akses jalan yang ditutup. dimana berdasarkan kesepakatan antara warga dengan pihak perusahaan akan dilakukan mediasi pada Senin (1/2/2021) mendatang dikantor Camat Rawas Ilir.

“Posisi kami berada ditengah, tidak memihak siapa pun, tapi bapak ibu tidak boleh menutup jalan, ini fasilitas umum,” ucap Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Abdul Karim kepada puluhan pengunjuk rasa.

Sementara itu, Edwardo, selaku legal PT Pelita Wira Sejahtera (PWS) yang merupakan subkontraktor PT SRMD membantah telah memecat pekerja secara sepihak. ia menegaskan, bahwa puluhan pekerja itu bukan dipecat, melainkan habis masa kontrak dan tidak diperpanjang sesuai kebutuhan perusahaan. “Pemberhentian itu karena memang kontraknya habis dan tidak diperpanjang sesuai kebutuhan perusahaan,” paparnya sembari mengatakan bila perusahaan butuh tenaga kerja lagi, akan ada perekrutan lagi sesuai kebutuhan dan standar perusahaan. (*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

/* */