Minggu, Oktober 25Suara Rakyat News
Shadow

OPINI : Fenomena Akun Palsu Menjelang Pilkada Serentak

Page Visited: 239
0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Muncul akun palsu menjelang Pilkada serentak sepertinya sudah jadi fenomena yang banyak memecah keheningan diruang publik terutama Grup-grup politik. Kalau kita amati, akun palsu sepertinya sengaja dibuat oleh buzzer untuk menciptakan manajemen konflik yang bertujuan membuka bobrok calon kandidat yang tidak mereka suka atau sebaliknya bisa juga dipakai untuk Pencitraan positif bagi calon yang disukai oleh sang buzzer.

Berbagai issue serta Propaganda untuk menjatuhkan Elektabilitas atau menyebar konflik di tim atau calon lain, dengan harapan mengambil keuntungan dari kejatuhan orang lain dengan bahasa sederhananya “Mereka selalu menggoreng issue” untuk mengiring opini agar nitizen terpengaruh. Fenomena seperti ini memang tidak bisa dielakkan diera digital seperti saat ini, agar tidak mudah terprovokasi, nitizen dituntut melek teknologi, dan yang lebih penting telusuri betul akurasi informasi yang dishare oleh buzzer tersebut. Jangan mudah terpancing dengan isaue-issue yang kita sendiri belum tahu kebenarannya.

Untuk menyikapi akun palsu perlu kewaspadaan dan kehati-hatian, jika perlu tidak usah di-like atau dikomentari postingan yang dibagikan oleh akun yang menurut Nitizen tidak jelas atau palsu, sehingga mereka bosan sendiri. Sebab biasanya pengendali akun palsu alias buzzer akan mersa bangga bila postingan mereka dibanjiri oleh like dan komentar, apalagi sampai dibagi atau dishare oleh Nitizen.

Pertanyaannya bagaimana mengetahui ciri-ciri akun palsu. Sangat sederhana, para Nitizen bisa cek deskripsi, lihat foto profilnya, biasanya buzzer memakai foto palsu yang menarik perhatian orang lain agar mau berteman dengan akun palsu yang mereka buat, seperti cewek cantik, atau pria tampan, ada juga gambar orang dengan mimik yang lucu, informasi tentang pemilik akun biasanya sangat minim, terlihat juga gambar-gambar yang mereka bagikan dipenuhi tentang orang lain.

Cara lainya, cek foto profil pemilik akun palsu melalui pencarian di image.google.com dan mengklik logo kamera atau pencarian berdasarkan gambar serta pilih gambar yang telah disimpan tadi lalu lakukan penelusuran, jika Google menampilkan situs-situs dewasa atau situs-situs lawak sudah pasti akun tersebut palsu, bisa juga dengan Identifikasi memeriksa timeline akun, biasanya timeline tersebut tidak banyak postingan karena mereka hanya bermain di grup-grup yang banyak anggotanya.

Terakhir, jangan mudah Menuduh orang menggunakan akun palsu sebelum meneliti kebenarannya, sebab bisa menjurus pada perbuatan pidana karena pencemaran nama baik, bila Nitizen merasa dirugikan, lebih baik melapor ke pihak yang berwajib pada bagian Ciber karena mereka memiliki sumber daya yang mumpuni, seperti personil, peralatan, pengetahuan dan pengalaman dalam penindakan tindak pelanggaran yang terjadi.

Semoga tulisan ini dapat memberi sedikit edukasi bagi Nitizen dalam bermedia sosial, hindari postingan yang berbau SARA, Ujaran kebencian dan Perudungan, mari bijak dalam Bermedia Sosial, tetap jaga jari anda.

jika Nitizen suka silakan Share.
Penulis : Aang Pimred Media Online Suara Rakyat News

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: