Filosofi Biji Pohon Sebalik Sumpah

SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

Rangkaian biji pohon sebalik sumpah yang dirangkai menjadi Gelang atau Kalung ternyata berasal dari pedalaman Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD), Cindramata yang saat ini telah menasional tersebut, merupakan karya seni yang dipersembahkan oleh suku anak dalam (SAD) yang bermukim dikawasan konservasi TNBD di Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi yang telah dipakai sejak Nenek moyang mereka sejak berpuluh-puluh tahun silam

Menurut legenda, Pohon sebalik sumpah hanya terdapat dipedalaman belantara hutan konservasi TNBD yang membentang di perbatasan Kabupaten Sarolangun dan Batanghari, bagi warga SAD memiliki filosofi sendiri bagi pemakainya. menurut kepercayaan mereka Gelang maupun Kalung sebalik sumpah memiliki kekuatan tersendiri bagi siapa saja yang memakainya. sebab dipercaya akan terhindar dari Penyumpahan atau kejadian buruk yang dialamatkan orang yang ingin berbuat buruk atau jahat. mitos yang berkembang. bila ada orang yang ingin berbuat buruk, diyakini tidak akan terjadi, karena akan berbalik menimpa orang yang ingin berbuat buruk itu sendiri.

Proses pembuatan Gelang maupun Kalung Sebelik Sumpah sendiri tidaklah gampang, selain keberadaan pohon Sebelik sumpah yang letaknya jauh didalam belantara hutan Taman Nasional Bukit Duabelas. buah yang hanya memiliki biji paling banyak sekitar 12 butir ini buah ini harus harus melalui proses pengeringan secara tradisional dibawah trik Matahari yang memakan waktu berhari-hari.

Karena Filosofinya, kalung atau Gelang Sebelik sumpah ini menjadi Cindramata yang unik, yang saat ini, banyak diburuh oleh kolektor. selain jumlah produksinya yang masih terbatas, tempat penjualannya pun belum banyak seperti Cindramata lainnya, sangkin uniknya Cinderamata satu ini masuk dalam Cindramata terpopuler Indonesia pada ajang Anugrah Pesona Indonesia (API) 2019 yang mengantarkan kabupaten Sarolangun meraih Penghargaan dari kementerian Pariwisata RI berberapa waktu lalu.

Demikian sekilas info tentang filosofi Kalung dan Gelang biji pohon sebalik sumpah, semoga saja Cinderamata ini menjadi aset budaya yang dimiliki Kabupaten Sarolangun yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi warga SAD yang bermukim dipinggir kawasan TNBD. (Aang)

Advertisements
Advertisements

Tinggalkan Balasan