Selasa, Oktober 27Suara Rakyat News
Shadow

Kabut Asap Semakin Menebal

Page Visited: 17
0 0
Read Time:2 Minute, 22 Second

MURATARA-Suararakyat.news.com,

Pantauwan wartawan dilapangan Selasa (8/10/2019), kendati sudah beberapa kali hujan turun, nampaknya kabut asap dalam beberapa minggu terahir diwilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di Kecamatan Rawas ilir semangkin pekat dan menebal.


Kondisi udara saat ini sudah mulai memprihatinkan, karna kabut asap terus bertambah tebal sehinga menganggu jarak pandang, bahkan untuk menghirup udara bernafas sajah masyarakat sudah mengalami keluhan, pasalnya bauk asap sangat terasa hangat dan menyengat di dalam hidung.

Mulyadi, salan satu warga Desa Beringin Makmur Dua (BM.II) pada wartawan mengatakan, kondisi udara saat ini semangkin berkabut tebal, sehinga menimbulkan kegelisahan bagi masyarakat, karna kondisi udara sudah tidak baik lagi, bahkan saat ini sudah banyak warga yang mengalami sakit batuk dan pilek, akibat dari kondisi cuaca yang extriem.

Harapan kami pada pihak Pemerintah hendaknya mengambil kebijakan yang tepat dan cepat, mulai dari Pemerintah yang paling bawah yaitu dari tingkat Desa, kemudian Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, bahkan pusat, harus segera mengambil tindakan yang cepat.

Karna sumber api yang ada saat ini bukanlah asap kiriman sajah, melainkan asap yang berasal dari lahan kebun masyarakat dan Prusahaan perkebunan kelapa sawit yang terbakar, setidaknya saat ini pihak pemerintah mengerakan mobil damkar dan juga heli copter untuk pemadaman titik api yang ada dalam wilayah Kabupaten Muratara.

Jika pihak pemerintah lamban mengambil langka untuk pemadaman beberapa titik api dalam wilayah Kecamatan Rawas ilir, maka dipastikan masyarakat akan banyak yang terjangkit penyakit ISPA (sesak pernapasan), tidak menutup kemungkinan akan memakan korban jiwa, jelas Mulyadi.

Taufik, warga Kelurahan Bingin Teluk pada wartawan mengatakan hal serupa, saat ini kondisi udara diwilayah Kecamatan Rawas Ilir sudah sangat tidak layak lagi, dan kondisi seperti ini berdampak buruk bagi masyarakat yang ada dalam wilayah Kecamatan Rawas ilir khususnya dan umumnya masyarakat dalam wilayah Kabupaten Muratara.

Bukan hanya kabut asap saja yang menjadi keluhan masyarakat dan menganggu pernapasan, bahkan debu-debu jalanan juga menambah pencemaran polusi udara, apalagi saat ini kondisi sungai Rawas sudah pada mengering, artinya bukan hanya satu musiba sajah melainkan dua musibah yang terjadi di Kabupaten Muratara.

Akhir-akhir ini beberapa bayi dan balita sudah banyak yang terjangkit penyakit Mutaber (Munta birak), bahkan parah pasiennya dibawak langsung ke Rumah Sakit yang ada di Kota Lubuk Linggau, harapan kami sebelum banyaknya korban yang terjangkit Mutaber dan penyakit ISPA, pihak pemerintah dan instansi terkait harus mengambil sikap cepat dan tepat, jelas Taufik.

Sebelumnya, Aminata salah satu mantri Kesehatan di Puskesmas Bingin Teluk saat di konfirmasi wartawan menerangkan, dalam beberapa hari terhir belum ada pasien yang terkena pemyakit ISPA maupun Mutaber yang ditanggani serius pihak Puskesmas.

Bahkan kami dari pihak Puskesmas Bingin Teluk, sudah dua kali memberikan masker gratis, baik di jalan maupun keliling perkampungan masyarakat, yang mana bertujuan agar masyarakat saat menghidup udara yang saat ini bercampur asap dapat terhindar dari penyakit ISPA, kita berdoa sajah agar tuhan segera menurunkan hujan, harap Aminata. (Andry Taufiq)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: