Senin, Desember 6Suara Rakyat News
Shadow

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2019 di Merangin Berjalan Khidmat

Page Visited: 109
0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

MERANGIN-Suararakyatnews.com,

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019 di Kabupaten Merangin dengan Thema “Pancasila Sebagai Dasar Dan Penguatan Karakter Bangsa Menjadi Indonesia Maju Dan Bahagia” dilaksanakan dihalaman depan Kantor Bupati Merangin pada selasa (1//10/2019) sekira pukul 07.30 Wib pagi.

Yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Merangin H Al Haris dihadiri oleh Wakil Bupati Merangin H Mashuri, Ketua DPRD Merangin, ASN, Unsur Forkompimda, dan para Undangan lainnya, berjalan Khidmat dan lancar.

Seusai Upacara Bupati mengatakan, “Pancasila merupakan pijakan paling utama dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, terjaganya persatuan dan kesatuan Bangsa hanya bisa terwujud selama Pancasila masih menjadi landasan.” tegasnya.

“Pancasila menjadi kesadaran filsafat hukum dan sumber kesadaran berbangsa dan bernegara, Pancasila itu ideologi yang mempersatukan,” lanjut H Al Haris

Ditengah era keterbukaan informasi seperti saat ini lanjut Bupati, bahaya radikalisme dan perpecahan terus mengintai generasi muda Indonesia. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, membuat anak muda rentan dipecah belah.

“Nilai-nilai kearifan Pancasila dipandang perlu dibumikan kembali di tengah-tengah kaum muda untuk menguatkan semangat persatuan,” tegas H Al Haris yang belakangan kian rajin menemui masyarakatnya sampai ke pelosok desa ini.

Pada kesempatan itu Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah semua kegiatan yang bisa merusak sendi-sendi Pancasila dan kemunculan radikalisme.

“Radikalisme harus ditangkal dengan Pancasila sebagai ideologi pemersatu ikatan kita sebagai bangsa Indonesia untuk keutuhan NKRI. Ideologi Pancasila ini tidak bisa diubah dengan ideologi lainnya,” terang Bupati.

Selain itu lanjut Bupati, pendidikan adalah kunci utama untuk memiliki moralitas dan akhlaq, karena dalam pendidikan diajarkan bebuat jujur, adil, simpati, empati dan peka terhadap lingkungan sosial.

Semua itu menjadi modal utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk itu Bupati berharap dengan adanya era globalisasi akan mampu memilah mana yang bermanfaat dan mana yang tidak. (PERI)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: