Rabu, November 25Suara Rakyat News
Shadow

Kabut Asap Muratara Perlu Perhatian Serius

Page Visited: 22
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

MURATARA-Suararakyatnews.com,

Marlinda Sari, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara saat dikonfirmasi melalui via telpon Senin (23/9/2019) mengatakan, berdasarkan hasil dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Provinsi Sumatera Selatan bahwa kabut asap yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara sudah dinyatakan tingkat sangat berbahaya, dan perlu perhatian serius beberapa pihak.

Keterangan BTKL PP Provinsi Sumsel, jika kabut asap masih dibawah 100, maka dinyatakan tidak berbahaya, namun hasil riset yang dilakukan BTKL kabut asap di Kabupaten Muratara menunjukan indeks pencemaran standar udara (IPSU) mencapai 153, artinya kabut asap sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, terutama pada anak anak.

Berkenaan dengan itu, kami dari Dinkes akan membuat surat rekomendasi kepada Bapak Bupati Muratara, pada hari ini juga kami akan membuat rekomendasi hasil riset kabut asap kepada Bupati Muratara, karna permasalahan ini sangat serius dan perlu penangganan dengan cepat.

Selanjutnya kami serahkan kepada Bupati bagai mana teknis selanjutnya, serta memberi tembusan kepada pihak-pihak yang terkait dan mempunyai kepentingan, seperti Dinas Pendidikan, BPBD dan lainnya.

Ia menyarankan, agar para ibu hamil dan anak anak untuk tidak terlalu banyak melakukan aktivitas diluar rumah, karna dikhawatirkan sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak sekolah dari TK hinga tingkat SMA.

Tidak hanya itu, lanjutnya serambi beraktivitas masyarakat usahakan membawak air minum, karna dengan perbanyak minum air putih akan membantu tidak terkena hidrasi, serta jangan lupa menggunakan masker.

Terpisah, Amin warga Kecamatan Rawas Ulu pada wartawan mengatakan, saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara harus segera mengambil tindakan yang cepat dalam langka melakukan pemadaman titik api yang berada di dalam wilayah Kabupaten Muratara, dengan mengandeng pihak-pihak perusahaan dan Dinas terkait.

Apalagi saat ini pencemaran udara di wilayah Kabupaten Muratara sudah mencapai indeks 153, jadi sudah dalam tingkat berbahaya, sebelum banyak korban yang terkena ISPA dan pemyakit lainnya, diharapkan tindakan cepat tangap darurat harus dilakukan, imbu Amin. (Andry Taufiq)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: