Jumat, November 27Suara Rakyat News
Shadow

Warga Resah, Kabut Asap Cemari Udara

Page Visited: 51
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

MURATARA-Suararakyatnews.com,

Gambar ilustrasi Google

Berdasarkan pantawan dilapangan, dalam minggu terahir ini kabut asap diwilayah ibu Kota Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai mencemari udara.

Yang mana pada pagi hari bau asap terasa sekali menyengat di hidung ungkap Usuf, salah satu warga Dusun Dua Desa Beringin Makmur Satu (BM.I) Kecamatan Rawas ilir, Senin (29/7/2019) pada awak media Suararakyatnews di kediamannya.

Setiap musim kemarau kabut asap seperti ini sering kali terjadi, dan sumber asap biasanya terjadi dari kebakaran hutan diwilayah sekitar dan asap kiriman dari wilayah lain yang ada dalam wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Terjadinya kabut asap yang seperti ini membuat masyarakat merasa sangat resah, pasalnya jika kabut asap terjadi dalam waktu yang cukup lama akan mengakibatkan terjangkitnya penyakit ispa (sesak pernapasan), dan flu batuk, jelas Usuf.

Saat ini kami berharap pada pihak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara khususnya Dinas Kesehatan agar dapat membangun pos-pos kesehatan di beberapa wilayah Kecamatan Rawas Ilir serta memberi masker gratis pada warga sebagai antisipasi.

Terpisah Nata, Kadus Dusun II Desa Beringin Makmur Satu (BM.I) pada wartwaan mengatakan hal serupa, bahwa saat ini kabut asap baik pagi hari maupun malam hari sangat terasa menyengat di hidung, dan hal ini bisa menyebabkan penyakit isfa (Sesak pernafasan).

Kami sebagai Pemerintah Desa menghimbau pada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan, maupun bakar-bakar sampah kering, karna pada musim kemarau seperti sekarang ini sangat rawan terjadi kebakaran.

Kami berharap pada pihak Pemerintah Kabupaten Muratara khusus Dinas terkait mengenai kebakaran hutan, dan menyebarnya kabut asap yang terjadi saat ini utuk dapat mencari solusi pencegahan, jelas Nata.

Marlinda Sari, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas Utara saat di konfirmasi oleh wartawan mengatakan, kami belum menerima laporan dari bawahan kami maupun masyarakat.

Nanti akan saya tanyakan duluh dengan kepala UPT (Unit Pelayanan Tehnis) Puskesmas Pauh, bagaimana kondisi yang terjadi di lapangan, setelah itu kami akan mengambil langka yang tepat dan pencegahannya ujar Marlinda. (Andry. T)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: