space
WAHANA

Puluhan Rumah Warga di Desa Baru Terancam Roboh

297
×

Puluhan Rumah Warga di Desa Baru Terancam Roboh

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 470
0 0
Read Time:2 Minute, 20 Second

SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

Puluhan rumah warga dan satu Bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri yang berada di Desa Baru Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun terancam roboh ambruk ke Sungai karena tebing dibantaran sungai batang tembesi yang melintasi desa ini terus mengalami abrasi.

Menurut Siti warga setempat, abrasi sudah berlangsung lama dan terus meluas, setidaknya sudah ada 10 rumah warga setempat terjungkal kedalam sungai. hal ini membuat warga yang rumahnya masih berdiri ditepi bantaran sungai merasa cemas, apalagi ketika musim penghujan debit air sungai meningkat, tebing sungai didekat rumah mereka terus dikikis oleh arus sungai.

“Dulu jarak antara bibir sungai dengan rumah kami berkisar 40 meter, saat ini hanya tinggal 5-10 meter saja, waktu hujan deras, debit air sungai naik, dan mengerus perkarangan rumah kami” Tutur Siti pada Kamis (1/10/2021)

Lebih lanjut dikatakan Siti, dirinya bersama warga yang lain yang rumahnya berada ditepi bantara sungai terpaksa mengungsi kerumah kerabat bila debit sungai naik.

“ketika hujan debit air sungai naik, tebing didekat rumah kami terus tergerus, kami takut dan selalu was-was” keluhnya.

Ia pun berharap ada kebijakan cepat dari Pemerintah untuk membangun Beronjong atau merolaksi pemukiman warga ke tempat yang lebih aman.

Kepala Desa Baru, Bahtiar saat dibincangi awak media menyebutkan, dari 20 rumah, 10 diantaranya sudah ambruk dan hanyut terbawa arus sungai batang tembesi dan Kepala Keluarga yang terdampak sudah dipindahkan.

“Saat Ini Abrasi Sungai semakin parah, terdapat 10 rumah dan 1 Sekolah dasar terancam roboh. jarak dari bibir sungai hanya 10 Meter,” Sebutnya

Untuk mencegah terjadi korban jiwa, ia selalu menghimbau warganya yang tinggal ditepi bantaran sungai untuk selalu waspada apalagi ketika hujan deras atau debit air sungai meningkat agar mengungsi ketempat yang lebih aman.

“Dulu pernah kita ajukan ke Pemkab masa periode pertama saya menjabat Sebagai Kades, sampai sekarang period ke-2 belum ada titik akhir. namun Alhamdulillah tadi pak Camat Sarolangun beserta Staffnya sudah turun dan melihat langsung kondisi tebing sungai saat ini”paparnya.

“jika tidak segera direlokasi, puluhan rumah penduduk terancam ikut longsor dan hanyut terbawa arus sungai batang tembesi, sebab ketika debit air sungai naik, tebing mengalami longsor.”ujar Bahtiar.

Sementara itu, Aang salah seorang pemerhati Sosial dikabupaten Sarolangun, berharap ada perhatian serius dari Pemkab dan Pemprov Jambi untuk membangun Beronjong atau Turap penahan tebing untuk Meminilisir meluasnya abrasi yang berdampak terhadap pemukiman warga setempat.

“harus ada langkah cepat dari pemerintah, kalau dibiarkan abrasi akan terus meluas dan berdampak pada pemukiman warga.” Ujar pria Kepala pelontos ini.

” setahu saya yang memiliki wewenang untuk melakukan pembangunan Beronjong atau Turap penahan tebing dibantaran sungai besar seperti sungai Batang tembesi adalah Pemprov, langkah Kades sudah tepat yaitu mengajukan usulan dan melakukan koordinasi berjenjang. maunya orang diatas didesak terus, kalau tidak tembus ajukan lagi. bila perlu undang Anggota DPRD Provinsi Dapil Sarolangun untuk meninjau kelokasi.”ujar Kordinator LSM Pemantau Kebijakan Pembangunan Daerah ini. (*Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

/* */