space
WAHANA

DPRD Frans Cinde Siap Mendongkrak Perekonomian MasyarakatDengan Dana Pokir

277
×

DPRD Frans Cinde Siap Mendongkrak Perekonomian MasyarakatDengan Dana Pokir

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 479
1 0
Read Time:1 Minute, 38 Second

MAUMERE-Suararakyatnews.com,

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sikka, Fransiskus Ropi Cinde siap mendorong penguatan dalam bidang Jaring Pengaman Ekonomi (JPE) di tengah masalah covid 19. Frans Cinde sapaan akrabnya, ia mereasa JPE ini sangatlah urgen dan harus dipertimbangkannya, sebab sangat banyak warga yang terdampak covid 19 yang membutuhkan bantuan dari pemerintah.

Sebagai anggota DPRD dari Fraksi PAN Kabupetan Sikka Frans Cinde, mengungkapkan selain masalah kesehatan JPE juga menjadi hal yang utama dalam penanganan covid 19. Hal itu dikarenakan covid 19 tidak hanya berdampak pada kesehatan seseorang melainkan dampaknya sangat luas, sektor ekonomi dan sosial warga juga terguncang akibat pandemi yang terjadi.

Hal yang mencolok berdasarkan pengamatan Suararakyatnews.com, secara riil di lapangan adalah ketakberdayaan masyarakat serta matinya Usaha Menengah Kecil Masyarakat (UMKM) yang terus mengalami penurunan.

Kondisi ini, DPRD Frans Cinde mebuat program pemberdayaan untuk membantu masyarakat dari dana Pokok-pokok Pikirannya (Pokir), seperti para nelayan dan kelompok tenun ikat bagi masyarakat.

Terkait dua kelompok ini, baik kelompok nelayan dan kelompok tenun ikat. Penjelasan yang diperoleh Suararakyatnews.com, DPRD Frans Cinde dalam kegiatan reses menjelaskan mekanisme pos-pos dari dana pokirnya.

“Dana pokir ini ada sekitar 1 miliar lebih, itu Rp. 150.000.000 untuk pembebasan lahan PLTS, Rp. 296. 000.000 untuk sekita 48 kelompok tenun ikat mulai dari Kelurahan Hewuli samapi wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka. Rp. 500.000.000-an, pengadaan mesin Yanmar Tf-300 ada 13 buah, dan mesin ketinting 3 buah bermerek honda, pada Sabtu, (21/08/21) jelasnya.

Lebih lanjut ia (Frans Cinde) menjelaskan, Fraksi PAN akan memperjuangkan bagaimana pemerintah kedepan untuk memaksimalkan JPE, sebab jika dilihat berdasarkan data yang ada, dari anggaran puluhan miliar rupiah yang masuk dalam plot untuk JPE masih sangat sedikit. Harusnya ada terobosan dari pemkab Sikka untuk memberikan bantuan bagi warganya.

“Nantinya kami akan berusaha mendorong pemkab untuk JPE yang menggunakan APBD. Mulai dari bantuan uang tunai ataupun program-program yang sekiranya membantu perekomomian masyarakat,” ungkap dia. (Chois Bhaga)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

/* */