space
PEMERINTAHAN

Kapolda Kalteng Tekankan Kesiapan Ops Ketupat 2026 dan Pengawasan Internal Personel

60
×

Kapolda Kalteng Tekankan Kesiapan Ops Ketupat 2026 dan Pengawasan Internal Personel

Sebarkan artikel ini
Page Visited: 21
0 0
Read Time:2 Minute, 4 Second

SERUYAN, Suararakyatnews.com,

Iwan Kurniawan selaku Kapolda Kalimantan Tengah memberikan arahan strategis kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Kalteng serta para Kapolres jajaran, termasuk Polres Seruyan. Arahan tersebut disampaikan melalui video conference yang digelar di Gedung Vicon Wicaksana Leghawa Polres Seruyan, Rabu (04/03/2026) pukul 09.50 WIB.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Seruyan Beddy Suwendi bersama Wakapolres Kompol Hendry serta seluruh jajaran pejabat utama dan personel Polres Seruyan.


Dalam arahannya, Kapolda menyoroti tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian serius jajaran kepolisian, yakni kesiapan Operasi Ketupat 2026, pencegahan pelanggaran oleh anggota, dan langkah bijak dalam menangani konflik sosial.

Terkait Operasi Ketupat 2026, Kapolda menekankan adanya perubahan pendekatan yang tidak semata berorientasi pada pengamanan arus mudik dan arus balik. Ia menggarisbawahi pentingnya sentuhan spiritual dan sosial dalam pelaksanaan operasi, termasuk pengamanan ibadah puasa, Sholat Idul Fitri, aktivitas masyarakat, kawasan wisata, hingga distribusi zakat dan THR.

Menurutnya, Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan harus benar-benar ditempatkan di lokasi strategis dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain itu, spanduk sosialisasi Call Center 110 diminta tampil seragam di seluruh wilayah Kalimantan Tengah sebagai bentuk pelayanan yang profesional dan terpadu.


Kapolda juga menginstruksikan peningkatan patroli malam guna mencegah balap liar, pemeriksaan ketat terhadap moda transportasi untuk menekan angka kecelakaan, serta pengaturan pembagian zakat dan THR agar tidak memicu kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Dalam hal pengawasan internal, Kapolda menegaskan pentingnya kontrol berjenjang dari pimpinan hingga tingkat satuan terkecil. Ia menegaskan komitmen tanpa toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.


Anggota yang terbukti terlibat narkoba harus diproses secara tegas sesuai aturan. Selain itu, pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) diminta dilaksanakan secara konsisten dan penuh kesungguhan, bukan sekadar formalitas, demi membentuk karakter personel yang berintegritas.

Tak hanya itu, para pimpinan juga diingatkan untuk menjadi contoh yang baik, baik dalam tugas kedinasan maupun kehidupan pribadi. Momentum bulan Ramadhan dinilai sebagai kesempatan emas untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Dalam penanganan konflik sosial, Kapolda mengedepankan pendekatan humanis. Ia meminta personel tidak tergesa-gesa melakukan penegakan hukum, melainkan mengutamakan mediasi dengan melibatkan tokoh adat dan elemen masyarakat lainnya. Jika tidak tercapai kesepakatan, penyelesaian secara perdata dapat menjadi alternatif sebelum langkah hukum ditempuh.
Kapolda turut menekankan pentingnya dokumentasi setiap kegiatan pengamanan guna mengimbangi arus pemberitaan media. Peran intelijen juga diharapkan maksimal dalam memetakan potensi kerawanan di masing-masing wilayah.

Arahan ini menjadi pijakan bagi Polres Seruyan dalam mempersiapkan Operasi Ketupat 2026 secara matang, memperkuat pengawasan internal, serta menangani potensi konflik secara profesional, humanis, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Bupi)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Advertisements
Advertisements

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

/* */