SAROLANGUN, Suararakyatnews.com,
Sejak pagi, tepian Sungai Dusun Sarolangun sudah dipadati ratusan warga yang antusias menyaksikan serunya lomba pacu perahu. Suara sorak-sorai penonton berpadu dengan dentuman beduk pembuka, menandai dimulainya ajang yang selalu dinanti setiap tahun ini.
Perlombaan tersebut digelar oleh Tokoh Pemuda Sarolangun dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Sarolangun ke-26, dengan mengusung tema “Basamo Berbakti Menuju Sarolangun Maju.”
Sebanyak 32 tim dari berbagai wilayah ikut ambil bagian, masing-masing berlomba adu kecepatan di atas perahu sepanjang tujuh meter dengan tujuh orang pendayung di setiap tim.
Ketua PODSI Kabupaten Sarolangun, Dedi Kurniawan, yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menjelaskan bahwa perlombaan kali ini hanya dibuka untuk satu kategori, yakni perahu ukuran 7 meter.
Menurut Dedi, suasana semakin semarak saat Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E. dan Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. bersama jajaran tiba di lokasi lomba. Kehadiran mereka disambut meriah oleh masyarakat dan peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menekankan bahwa Balumbo Biduk bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari identitas dan warisan budaya yang patut dijaga bersama.
“Ini bukan hanya ajang adu cepat, melainkan bentuk silaturahmi dan pelestarian budaya lokal. Balumbo Biduk adalah kebanggaan Sarolangun yang harus terus kita hidupkan,” ujar Bupati.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang telah sukses menggelar acara tahunan ini, seraya berharap kegiatan seperti ini dapat melahirkan atlet dayung berprestasi di masa depan.
“Junjung tinggi sportivitas, jadikan lomba ini wadah mempererat kebersamaan dan semangat olahraga,” tambahnya.
Dedi Kurniawan menuturkan, antusiasme masyarakat luar biasa — penonton datang tidak hanya dari Kecamatan Sarolangun, tetapi juga dari berbagai kecamatan lain di sekitarnya.
Ia berharap lomba pacu perahu dapat terus menjadi agenda tetap setiap tahun di Kabupaten Sarolangun.
Menambah semarak acara, karnaval perahu hias turut digelar, memperindah suasana di tepian sungai dengan warna-warni kreativitas masyarakat. (PR)