LANDAK, Kalbar-Suararakyatnews.com
Sejumlah warga Dusun gulong Bangsal dan Dusun Berinang Lesung yang di pekerjakan sebagai Karyawan Harian Lepas di PT Tebar Tandan Tenerah (TTT) Anak Cabang dari PT Sampoerna Agro yang terletak di Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak, melakukan Pemagaran di Areal lokasi Kebun Plasama mereka.
Aksi pemagaran tersebut, dipicu dari pihak perusahaan yang dengan sepihak melakukan pemotongan Harian Kerja(HK) mereka dan di nilai tidak manusiawi tanpa berkordinasi dengan pihak warga KHL yang di pekerjakan.
“Iya Kami melakukan Pemagaran ini, karena perusahaan dengan semaunya melakukan pemotongan HK yang sudah di tetapkan dan terkunci sebagaimana yang sudah kita setujui bersama saat berdirinya PT TTT ini,” Ujar Ardimas.
“Sebenarnya aksi pemagaran biasa tanpa memasang paraga adat dan tampayan adat ini, sudah beberapa kali kami lakukan untuk inisiatif dari pihak perusahaan, cuma yang kesalnya selalu di bongkar oleh pihak perusahaan tanpa ada mediasi dengan pihak kami, melihat seperti itu kami warga sepertinya tidak di perhatikan oleh perusahaan” Tambah Ardimas Warga yang ikut memagar lahan plasmanya.
Lebih lanjut Ardimas Kordinator Warga tersebut mengatakan “Kami Pihak warga yang menyerahkan lahan dan berkerja sebagai Karyawan Harian Lepas(KHL) sebenarnya hanya ingin kejelasan tetang Pemotongan Ring/HK yang sekarang mencapi 50% yang semula Ring 1, 4/hk dipotong Jadi 2/hk, ring 2,( 8hk jadi 4 hk) dan seterusnya, coba kita pikir saja 1 bulan kadang mereka hanya terima gaji kadang 100-200 ribu saja, Bayangkan mau makan apa kita” Sambungnya
Menangapi hal tersebut Kasman, selaku Mengement Humas PT.Tebar Tandan Tenerah anak cabang PT Sampoerna Agro saat di konfirmasi melalui sambungan WhatsApp tidak mersepon.
Sehingga sampai berita ini di turunkan belum ada dari pihak terkait yang dapat di konfirmasi.(Tino)