MERANGIN-Suararakayatnews.com,
Rumah Toko (Ruko) 10 (Sepuluh) pintu dan 3 pintu diantaranya sudah berpenghuni yang baru beberapa bulan dibangun diduga tidak mengantongi IMB tepat di tepi jurang arah ke pasar bawah oleh pengusaha Njm akhirnya ambruk kejurang. Kejadian ambruknya 10 Ruko di pusat kota Bangko yang tepatnya berlokasi di RT 01 RW 01 Kelurahan Pematang Kadis Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin tersebut pada rabu (16/1) sekitar pukul 6.45 wib Ambruk masuk kedalam jurang, mmembuat sepanjang jalan disekitar lokasi tersebut macet, dikarenakan banyaknya warga yang ingin melihat.
Salah satu warga yang tidak mau ditulis namanya mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 06.45 WIB dimana awalnya ada bunyi retakan dari bangunan Ruko yang belum ditempati, selang beberapa menit kemudian tiba tiba semua ruko yang berjumlah 10 pintu tersebut ambruk masuk jurang.
Keterangan saksi mata tersebut dibenarkan pemilik rumah yang lokasinya tepat disebelah Ruko, yaitu Kari Mangkuto (76). Menurut dia sebelum roboh, sudah lama dikhawatirkan adanya bangunan turap halaman ruko yang menggelembung yang dikawatirkan roboh menimpa bangunan rumahnya.
“Saya sudah khawatir sejak lama adanya bangunan turap setinggi lebih kurang 6 meter yang menggelembung. Sudah saya sampaikan kepemiliknya dan dilakukan perbaikan, tetapi tetap menggelembung,” jelas Kari Mangkuto.
Selain itu Bupati Merangin H. Al Haris saat dimintai tanggapan saat meninjau menegaskan sejak awal dirinya tidak mengeluarkan ijin, tetapi tidak diindahkan oleh pemiliknya
“Sejak awal saya tidak mengeluarkan ijin, tetapi dilanggar oleh pemiliknya. Pemilik harus bertanggungjawab. Untuk penyelidikannya saya serahkan ke pihak Kepolisian,” ujar Al Haris menyampaikan ke awak media.
Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya saat dimintai tanggapan menyampaikan untuk sementara pihak Kepolisian melakukan pengamanan lokasi dari kerumunan masyarakat yang melihat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Sementara kita mengamankan dulu lokasi kejadian yang tanahnya masih labil. Untuk penyelidikannya harap bersabar menunggu keterangan pihak-pihak terkait,” kata Kapolres. Informasi yang dihimpun ruko ini dibangun oleh pengusaha lokal berinisial Njm. Pemilik tanahnya berinsial D, sampai berita ini dibuat tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (PERI)