Page Visited: 1004
0 0
Proyek Belasan Milyar Dikeluhkan Oleh Masyarakat Batang Asai 

INFRASTRUKTUR

Proyek Belasan Milyar Dikeluhkan Oleh Masyarakat Batang Asai 

By

December 08, 2018

SAROLANGUN-Suararakyatnews.com,

Kegiatan Peningkatan Jalan Provinsi di ruas jalan Batang yang berada di Litel ‘S’ Bukit Rayo dan Pembangunan Rigit Beton yang berada di Desa Sungai Baung Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun dikeluhkan Warga, khususnya para  penguna jalan, pasalnya kegiatan pelebaran badan jalan yang berada dilokasi Litel S hingga saat ini masih menjadi ancaman bagi penguna jalan. apalagi ketika turun hujan, badan jalan tertimbun oleh material batu dan tanah dari atas perbukitan. Selain Pekerjaan yang berada di Liter S Bukit Rayo, kegiatan Pekerjaan Rigit Beton yang dilaksanahkan juga dikeluhkan, sebab material pasir yang digunakan bercampur dengan tanah, padahal jalan tersebut merupakan jalan utama.

Pantauan dilapangan pada Jumat (7/12/2018) di Liter S Bukit Rayo, kendaraan harus mengantri untuk melintas, karena badan jalan tertutup oleh timbunan material tanah. Bahkan pada Sabtu (8/12/2018) material tanah yang berada disisi kanan jalan kembali menutupi semua badan jalan.

Rais salah seorang sopir travel jurusan Batang Asai-Sarolangun saat dibincangi mengatakan longsor di litel S selalu terjadi ketika turun hujan, “kalu melintas dilitel S harus hati-hati. Sebab badan jalan sempit, ketiko turun hujan tebing disebelah sisi kanan arah mudik rawan longsor.” jelasnya.

Hal Senanda juga dikatakan Mahmud, menurutnya kegiatan yang dikerjakan pihak kontraktor dari Jambi tersebut nilai kontraknya 11 Milyar lebih, akan tetapi hingga kini belum terlihat progresnya. “sudah lamo nian kegiatannyo, seingat aku dari musim kemarau kemarin kontraknyo sudah mulai, pas musim hujan, kontraktornyo baru nak kerjo. Resikonyo longsor, sebab sebelumnyo dibawah Rigit sudah pernah longsor.” sebutnya.

Sementara itu Tokoh Pemuda Kecamatan Batang Asai, Julius Rangga Saputra yang juga Ketua LSM Forcin mengkritik material pasir bercampur tanah yang dipakai pihak pelaksana untuk pekerjaan Rigit Beton yang saat ini sedang dikerjakan di Desa Sungai Baung Kecamatan Batang Asai.

Sekcam Batang Asai, Sulaiman, SE kepada awak media pada Sabtu (8/12/2018) mengatakan bahwa penyebab longsor dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi, badan jalan yang tertimbun longsor sekitar 6 hingga 10 meter, dirinyapun sudah menghubungi pihak pelaksana untuk menyingkirkan material longsor, selain itu ia juga menghimbau agar para pengguna jalan lebih berhati-hati ketika melintasi di jalur litel S tersebut. (*Red)