MERANGIN-Suararakyatnews.com,
Acara silahturahmi Bupati dan Wakil Bupati Merangin Al Haris dan H.Mashuri bersama Masyarakat di Luhak 16 yang berlangsung di Lapangan Desa Guguk Kecamatan Renah Pemberap Kabupaten Merangin Jambi pada Sabtu (3/10/2018) berjalan penuh keakraban dan kekeluargaan. Dalam silaturahmi tersebut Bupati Al Haris yang didampingi Wakil Bupati H.Mashuri mengatakan, “Masyarakat Kabupaten Merangin hendaknya semua suku dan agama harus bersatu dan bersinergi untuk ikut serta membangun Bumi Tali Undang Tambang Teliti, sehingga nantinya Merangin pada tahun 2023 bisa menjadi Kabupaten terbaik di Sumatera.” Tegas Al Haris.
Bupati yang berdiri bersama Wabup H Mashuri di depan ratusan masyarakat Luhak 16 menegaskan, saat ini semua elemen harus kerja cepat untuk mengejar ketertinggalan Merangin dari daerah lainnya.
“Pak Wakil Bupati kita ini meskipun sudah sepuh, namun langkah kerjanya luar biasa, sebentar menghadiri acara di Kota Bangko, sebentar lagi sudah berada di Desa terpencil bersama masyarakat,” ujar Bupati.
Selanjutnya Bupati menegaskan, Desa Guguk nantinya akan menjadi Desa percontohan, sebab di Desa itu akan dibangun bendungan dan irigasi raksasa. Selain itu nanti akan dibangun jalan dari Desa Guguk ke Desa Air Batu sepanjang tiga kilometer.
Pada kesempatan itu, Bupati minta kepada para tokoh masyarakat dan berbagai elemen masyarakat, memberikan masukan dan saran, terkait pembangunan Kabupaten Merangin kedepan.
“Beri kami tunjuk aja dan tunjuk sapo. Mungkin ada langkah yang salah atau tidak tepat mohon untuk diingatkan, supaya kalau berjalan ada petunjuk arah yang benar,” Pinta Bupati dibenarkan Wabup H Mashuri.
Terkait akan diterbitkannya buku sejarah Luhak 16, Bupati minta kepada panitia penyusun buku itu untuk menyempurnakan lagi kandungan isi buku itu dan dilengkapi lagi isinya, supaya sejarah tidak keliru di kemudian hari. Menariknya pada acara itu, wilayah Luhak 16 yang terdiri dari tujuh Kecamatan, Jangkat, Jangkat Timur, Lembah Masurai, Muara Siau, Tiang Pumpung, Pamenang Selatan dan Renah Pembarab, bisa menjadi wilayah Kabupaten pemekaran baru. (PERI)